Berita

Sambut Tahun Baru Islam 2026, Program Muharram Ceria Sukses Berdayakan Petani Gula Jawa

PWMJATENG.COM, WONOSOBO —  Ratusan warga beserta tokoh masyarakat berkumpul di Komplek SMK Muhammadiyah Wadaslintang pada Sabtu (11/7/2026). Mereka hadir untuk menyambut Tahun Baru Islam 2026 dengan aksi nyata. Langkah ini menjadi bukti kepedulian masyarakat terhadap sesama.

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) mengemas peringatan Muharram 1448 H ini melalui program Muharram Ceria. Rangkaian acara berfokus pada penguatan nilai sosial. Selain itu, panitia juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat setempat. Rangkaian Tabligh Akbar pun sukses menghadirkan nuansa religius yang sejuk.

Pemberdayaan Ekonomi Petani Gula Jawa

Pihak panitia menggulirkan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan dalam momen Tahun Baru Islam 2026 ini. Target utama program ini adalah para petani gula jawa di Kecamatan Wadaslintang. Langkah strategis ini berjalan lewat kerja sama erat dengan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Wadaslintang.

Para petani gula jawa menerima pendampingan intensif dari para mentor. Mereka belajar tentang peningkatan kapasitas pengelolaan usaha. Instruktur juga memberikan pelatihan penguatan kelembagaan usaha agar kelompok tani semakin solid.

Pelatihan ini mencakup strategi pengembangan pemasaran digital yang modern. Melalui program ini, nilai ekonomi produk lokal akan meningkat tajam. Kemandirian usaha masyarakat Wadaslintang pun optimistis dapat segera terwujud dengan baik.

Program Bedah Rumah Warga Dhuafa

Aksi kemanusiaan ini tidak berhenti pada pemberdayaan ekonomi saja. Lazismu Wonosobo juga merealisasikan program bedah rumah bagi keluarga yang membutuhkan. Bantuan fisik ini menyasar hunian warga di Desa Limbangan guna menyambut Tahun Baru Islam 2026.

Bapak Jemu Apriliyanto menjadi penerima manfaat program renovasi hunian tersebut. Rumah beliau kini menjadi lebih layak, aman, dan nyaman. Program ini meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima secara signifikan serta menjadi bukti nyata pemanfaatan dana zakat.

Santunan Yatim dan Khitanan Massal

Lazismu Wonosobo juga menghadirkan berbagai program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Salah satu aksi nyatanya adalah layanan khitanan massal gratis. Sebanyak lima anak dari keluarga kurang mampu mengikuti kegiatan kesehatan ini dengan antusias.

Panitia juga menyalurkan santunan anak yatim, piatu, dan dhuafa. Bantuan tunai mengalir kepada 20 anak yang membutuhkan agar mereka dapat tersenyum bahagia. Mereka kini bisa menyambut Tahun Baru Islam 2026 dengan penuh harapan baru.

Direktur Lazismu Wonosobo, Tabah S. Pambudi, menyampaikan pesan pentingnya dalam acara tersebut. Semangat Muharram 1448 H bukan hanya sekadar seremoni pergantian tahun. Momentum ini harus menjadi penggerak solidaritas sosial umat.

“Kami memadukan dakwah dengan pelayanan sosial yang nyata. Zakat dan infak harus memberikan manfaat yang luas,” ujar Tabah. Beliau berharap program Muharram Ceria ini mampu menginspirasi banyak pihak untuk bergerak bersama.

Acara ini mendapat dukungan penuh dari jajaran Forkopimcam Wadaslintang. Camat, Kapolsek, Danramil, hingga Lurah Wadaslintang hadir di lokasi acara. Dukungan sponsor lokal seperti RS PKU Muhammadiyah Wonosobo dan BMT Marhamah turut menyukseskan perayaan Tahun Baru Islam 2026 ini.

Kontributor: Lazismu Wonosobo
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://akperstg.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/