Berita

Guru SMA Muhammadiyah 1 Simo Kini Racik Pembelajaran Pakai AI dan Coding

PWMJATENG.COM, Boyolali – SMA Muhammadiyah 1 Simo (SMA MUSA) membuat gebrakan baru untuk meningkatkan mutu akademiknya. Sekolah swasta ini menggelar kegiatan In House Training (IHT) khusus bagi seluruh jajaran guru di aula sekolah pada Kamis (11/6/2026).

Pihak panitia mengusung tema yang sangat visioner, yakni integrasi coding dan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran berdiferensiasi. Langkah taktis tersebut menjadi bagian dari komitmen besar sekolah dalam mendongkrak kompetensi pendidik. Alhasil, para guru diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi abad ke-21.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Simo, Ibu Dwitya Nadia Fatmawati, M.Pd., membuka langsung agenda penting tersebut. Saat menyampaikan sambutan, beliau mengingatkan para guru agar tidak lelah memperbarui kapasitas diri. Sebab, perubahan dunia digital saat ini berjalan sangat masif dan tidak bisa dibendung lagi.

Bukan Lagi Sekadar Pilihan

Menurut Dwitya, pemanfaatan teknologi canggih seperti AI saat ini bukan lagi sekadar pilihan alternatif bagi guru. Namun, kompetensi digital tersebut sudah menjelma menjadi kebutuhan mutlak yang wajib dikuasai oleh setiap pendidik. Melalui penguasaan teknologi, guru bisa menghadirkan suasana kelas yang jauh lebih inovatif serta relevan bagi siswa.

“Oleh karena itu, seluruh guru harus memanfaatkan pelatihan ini dengan maksimal,” ujar Dwitya di depan peserta.

Beliau sangat berharap ilmu baru ini segera diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar harian. Dengan begitu, kualitas penyampaian materi di dalam kelas akan meningkat secara signifikan. Pada akhirnya, para siswa yang akan merasakan dampak positif dari inovasi pembelajaran tersebut.

Praktik Langsung Aplikasi AI

Demi mematangkan konsep tersebut, sekolah menghadirkan Pujiono, S.Si., M.M. sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, pakar teknologi ini mengupas tuntas strategi jitu mengawinkan coding dengan prinsip pembelajaran berdiferensiasi. Alat digital ini terbukti ampuh membantu guru dalam memetakan perbedaan minat, kemampuan, sekaligus gaya belajar anak.

“Sebab, setiap anak didik memiliki keunikan masing-masing yang wajib kita fasilitasi,” kata Pujiono menjelaskan.

Menariknya, para peserta tidak hanya duduk manis mendengarkan teori yang menjemukan. Mereka justru langsung membuka laptop dan mempraktikkan berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Sejumlah guru senior seperti Muh Fiyan Alfatih dan Joko Mardiko bahkan terlihat sangat aktif melempar pertanyaan interaktif selama sesi berlangsung.

Berkat panduan cerdas dari Desviana Umi Sholihah, S.M. selaku moderator, suasana pelatihan pun berjalan sangat hidup hingga akhir acara. Melalui IHT ini, SMA Muhammadiyah 1 Simo kembali membuktikan diri sebagai pelopor sekolah digital yang siap mencetak generasi unggul masa depan.

Kontributor: Pujiono
Editor: Ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://simseam.ft.uns.ac.id/https://sipil.ft.uns.ac.id/slot gacorhttps://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/slot gacorhttps://akperstg.ac.id/https://fisip.uisu.ac.id/https://web.pn-sidrap.go.id/
https://hormon-osteoporosezentrum.de/judi bolahttps://saopaulodeolivenca.am.gov.br/slot gacor