Siswa SMP Mutual Kota Magelang Borong Tiga Medali di Kejurprov Piala Wali Kota Pekalongan 2026
PWMJATENG.COM, KOTA MAGELANG — Garis Lintang Katulistiwa, siswa SMP Mutual Kota Magelang, sukses menorehkan prestasi gemilang pada Kejurprov Piala Wali Kota Pekalongan 2026. Atlet muda berbakat ini memborong tiga medali sekaligus pada cabang olahraga renang dan menyelam tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Capaian Tiga Medali di Tingkat Provinsi
Perjuangan Lintang membuahkan hasil manis setelah bersaing ketat melawan ratusan atlet dari berbagai wilayah Jawa Tengah. Lintang membawa pulang satu medali emas pada nomor kedalaman 400 meter, satu medali perak pada nomor kedalaman 100 meter, serta satu medali perunggu pada nomor kedalaman 50 meter.
Keberhasilan luar biasa ini berawal dari komitmen latihan yang konsisten serta dukungan penuh lingkungan sekolah. Sebelum menjalani laga kompetisi selama tiga hari di Kota Pekalongan, Lintang mengajukan izin resmi agar tetap dapat menjaga performa tanpa mengabaikan kewajiban belajar.
“Alhamdulillah, pihak sekolah sangat mendukung penuh. Saat saya meminta izin kepada wali kelas, saya langsung mendapatkan lampu hijau dan dukungan,” ujar Lintang.
Konsistensi Latihan dan Pembinaan Sekolah
Kecintaan Lintang terhadap arena renang dan menyelam sebenarnya sudah tumbuh sejak ia duduk di kelas V sekolah dasar. Kini, siswa SMP Mutual Kota Magelang tersebut konsisten menjalani program latihan intensif setiap sore selama sepekan penuh.
Sebagai sosok atlet binaan Kota Magelang, Lintang membagi waktu latihan rutin harian hingga menjelang Magrib. Walaupun aktivitas fisik tersebut menguras energi, ia menjalani seluruh proses pembinaan dengan rasa senang dan ketekunan tinggi.
Kepala SMP Mutual Kota Magelang, Ahmad Haryanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas raihan anak didiknya. Pihak sekolah mengaku gembira karena cabang olahraga renang dan menyelam terhitung belum banyak ditekuni oleh atlet seusia Lintang.
Ahmad menambahkan bahwa Lintang saat ini resmi terdaftar sebagai atlet binaan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang. Pihak sekolah dan orang tua murid aktif membangun komunikasi sejak awal masuk sekolah untuk menyelaraskan jadwal akademik dengan agenda latihan.
“Sejak awal masuk sekolah, orang tua Lintang mengomunikasikan bahwa anaknya perlu izin latihan setiap pukul 15.00. Kewajiban ibadah seperti salat Asar pun tetap dilaksanakannya di lokasi latihan, sehingga seluruh proses pendampingan berjalan harmonis,” jelas Ahmad saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/10).
Kontributor: Fury Fariansyah
Editor: Akmal



