Berita

Siapkan Kejutan untuk Maba, UMS Bentuk Panitia Inti MASTA-PMB 2026 Lebih Awal

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mulai tancap gas menyiapkan penyambutan mahasiswa baru tahun akademik mendatang. Melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI), UMS menggelar Evaluasi Masa Ta’aruf (MASTA) 2025 sekaligus membentuk Panitia Inti MASTA-PMB 2026 di Hotel Lorin Syariah Solo, Rabu (25/2).

Direktur DKPTI UMS, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, M.T., menegaskan bahwa meski MASTA telah menjadi agenda rutin, evaluasi tetap krusial guna memastikan kualitas penyambutan terus meningkat dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, Ph.D., dalam arahannya menekankan bahwa MASTA harus memberikan pengalaman unik bagi mahasiswa baru (maba). Ia memaparkan fakta menarik bahwa alasan utama calon mahasiswa memilih UMS didominasi oleh rekomendasi teman dan keluarga (mouth to mouth).

“Tema MASTA perlu dikaji agar mampu menyambut maba secara utuh; baik dari aspek akademik, non-akademik, maupun Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Kita harus menunjukkan identitas UMS yang selaras dengan tagline transendensi,” tegas Prof. Ihwan. Selain itu, ia mendorong penyederhanaan proses pendaftaran dan efisiensi timeline agar kegiatan rampung sebelum masa perkuliahan dimulai.

Dalam pertemuan tersebut, tongkat estafet kepemimpinan panitia resmi diserahkan. Terpilih sebagai Panitia Inti MASTA-PMB 2026:

  • Ketua: Dr. Nur Aklis, S.T., M.Eng.
  • Wakil Ketua: Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or.
  • Sekretaris: Wisnu Sri Hertinjung, M.Psi., Psikolog.

“Bismillah, ini adalah tantangan besar. Kami mohon bimbingan dari panitia 2025 agar kita bisa bersama-sama menyukseskan penyambutan maba 2026,” ungkap Nur Aklis dalam sambutan perdananya.

Kegiatan ditutup dengan tausiyah oleh Kasubdit Minat Bakat dan Ormawa, Drs. Suyatmin Waskito Adi, M.Si. Di tengah suasana Ramadan 1447 H, ia mengingatkan bahwa mengelola kepanitiaan adalah bagian dari ibadah sosial.

“Ramadan adalah momentum upgrade diri. Indikator keberhasilannya akan terlihat pasca-Ramadan; apakah ibadah dan kepedulian sosial kita, termasuk dalam melayani mahasiswa, mengalami peningkatan,” tuturnya sebelum acara diakhiri dengan buka puasa bersama.

Kontributor: Fika | Humas
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/