Transformasi Digital, Sekolah Muhammadiyah Klaten Komitmen Tingkatkan Layanan Pendidikan
PWMJATENG.COM, KLATEN — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten terus mendorong seluruh sekolah Muhammadiyah Klaten untuk meningkatkan kualitas tata kelola. Langkah strategis ini pun menjadi fokus utama dalam Rapat Dinas Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Klaten di Aula SMA Muhammadiyah 1 Klaten.
Dalam kesempatan itu, Ketua PDM Klaten, Iskak Sulistiya, menegaskan pentingnya peran kepala sekolah dalam memimpin perubahan. Selain itu, ia meminta setiap satuan pendidikan bergerak lebih cepat guna merespons kebutuhan masyarakat.
Aplikasi Digital Perkuat Tata Kelola
Untuk mencapai target tersebut, Iskak mewajibkan jajaran pimpinan sekolah Muhammadiyah Klaten menghadirkan inovasi yang berdampak nyata. Sebab, soliditas antarlembaga menjadi kunci utama dalam menjaga reputasi persyarikatan.
“Kepala sekolah memiliki tanggung jawab agar proses persyarikatan berjalan baik. Oleh karena itu, pimpinan wajib memberikan layanan pendidikan yang lebih prima kepada masyarakat,” tegas Iskak saat memberikan arahan.
Sementara itu, forum konsolidasi ini mengumpulkan seluruh kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kabupaten Klaten. Agenda utama rapat tersebut berfokus pada penguatan tata kelola kepegawaian berbasis digital.
Sistem baru ini merupakan hasil kolaborasi dengan Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Klaten. Dengan demikian, aplikasi tersebut hadir sebagai solusi terpadu untuk efisiensi administrasi sekolah Muhammadiyah Klaten.
Infrastruktur Baru dan Evaluasi Mutu
Pada sesi berikutnya, Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PDM Klaten, Drs. H. Wahono, M.Pd., menjelaskan fungsi strategis pertemuan berkala ini. Pihaknya memanfaatkan momen tersebut untuk mengukur capaian kinerja secara objektif.
“Rapat dinas ini bertujuan sebagai sarana refleksi dan evaluasi KPI Muhammadiyah,” ujar Wahono pada Rabu (2/9).
Tidak hanya mendengarkan pemaparan kebijakan dan simulasi aplikasi, para peserta juga mempelajari praktik baik pengelolaan kelas bilingual. Maka dari itu, forum ini terasa lebih interaktif dan aplikatif.
Sebagai penutup rangkaian acara, para pimpinan menandatangani nota kesepahaman (MoU) pembangunan Grha Abdul Kadir. Melalui kerja sama ini, fasilitas baru tersebut akan memperkuat infrastruktur pendukung sekolah Muhammadiyah Klaten dalam mencetak generasi unggul.
Kontributor: Widhi
Editor: Akmal



