Berita

FT UMS Latih Penyandang Disabilitas Cetak Batik Ciprat Klaten Bernilai Jual Tinggi

PWMJATENG.COMSURAKARTA — Tim dosen Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT UMS) menggembleng belasan penyandang disabilitas Klaten untuk memproduksi karya kreatif. Pelatihan ini memfokuskan peserta pada pembuatan Batik Ciprat Klaten serta teknik pemasaran modern. Kegiatan ini berlangsung untuk mendorong penguatan kemandirian ekonomi kelompok rentan melalui inovasi produk kriya.

Program pemberdayaan tersebut berkolaborasi dengan Paguyuban Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK). Selain itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi turut mendukung penuh skema Pengabdian kepada Masyarakat ini.

Ketua Pelaksana PkM, Dyah Widi Astuti, memaparkan bahwa penguasaan teknologi produksi harus berimbang dengan strategi pemasaran yang handal.

“Penguasaan alat produksi dan strategi display pameran menjadi modal penting bagi PPDK. Langkah ini memperluas jangkauan pasar Batik Ciprat Klaten secara berkelanjutan,” tegas Dyah pada Rabu (2/9/2026).

Pelatihan Alat Modern dan Pemasaran Digital

Sebelumnya, tim FT UMS menggelar workshop pemanfaatan alat bantu produksi pada Jumat (28/8/2026) di Kantor PPDK Klaten. Para dosen mentransfer pengetahuan teknis secara langsung agar peserta mahir mengoperasikan mesin jahit standar, mesin obras, hingga mesin jahit motif.

Penguasaan alat tersebut mempercepat pembuatan produk turunan kain Batik Ciprat Klaten. Berbagai hasil kriya kini tampil jauh lebih rapi dan presisi.

Tak hanya produksi, tim UMS juga memberikan edukasi optimalisasi properti pameran. Anggota PPDK belajar menata display produk secara profesional agar karya Batik Ciprat Klaten makin memikat calon pembeli.

Diversifikasi produk fashion ini meningkatkan daya saing karya disabilitas di pasar nasional. Oleh karena itu, FT UMS terus menjadwalkan pendampingan produksi secara berkala.

Rangkaian program ini bermuara pada partisipasi PPDK dalam berbagai ajang pameran UMKM. UMS membuktikan komitmennya dalam membangun pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

Kontributor: Fika
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *