Sambut Kunjungan MA Al Karim, FAI UMS Dorong Santri Penghafal Al-Qur’an Jadi Intelektual Muslim Berdampak

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta menerima kunjungan akademik 30 santri MA Al Karim pada Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memotivasi para santri agar melangkah ke jenjang pendidikan tinggi. Komitmen menghadirkan keilmuan Islam yang adaptif terus memperkuat daya tarik calon mahasiswa untuk kuliah di FAI UMS.
Wakil Dekan III FAI UMS, Fauzul Hanif Noor Athief, Lc., M.Sc., menyambut langsung rombongan peserta. Pengajar MA Al Karim, Ustadz Aldi Maulana Yusuf dan Ustadz Ikhsan Faturrohman, S.Pd., mendampingi para santri selama kegiatan berlangsung. Fauzul menegaskan bahwa menuntut ilmu merupakan bentuk perjuangan utama di era modern.
Menurut Fauzul, pendidikan pesantren membentuk kedalaman spiritual dan karakter santri secara kokoh. Namun, tantangan zaman menuntut generasi muda menguasai berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, para santri perlu melanjutkan jenjang studi dan memilih untuk kuliah di FAI UMS guna menjawab kebutuhan masyarakat.

Penguatan Epistemologi dan Tiga Pilar Dakwah
Secara epistemologis, keilmuan di FAI UMS senantiasa berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah. Keunggulan akademik ini terus berkembang seiring dengan kebutuhan masyarakat kontemporer. Hal tersebut makin memantapkan minat para santri untuk kuliah di FAI UMS sebagai pilihan utama perguruan tinggi Muhammadiyah.
FAI UMS fokus mengembangkan tiga bidang utama, yaitu hukum dan ekonomi Islam, pendidikan Islam, serta pengkajian Al-Qur’an dan tafsir. Ketiga bidang strategis ini memfasilitasi santri penghafal Al-Qur’an untuk mengintegrasikan pemahaman agama dengan kompetensi profesional.
Pengajar MA Al Karim, Ustadz Aldi Maulana Yusuf, berharap campus visit ini membuka wawasan para santri. Pendidikan pesantren merupakan fondasi awal untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Pembekalan ini menjadi dorongan kuat bagi santri untuk kuliah di FAI UMS dan berkembang menjadi intelektual Muslim berkemajuan.
Mencetak Generasi Qur’ani Berdampak
Fauzul menekankan pentingnya peran santri sebagai generasi penerus dakwah Islam. Para santri tidak boleh berhenti hanya pada capaian hafalan. Mereka perlu mengambil peran aktif dalam bidang ekonomi, hukum, pendidikan, hingga pengabdian masyarakat.
Melalui kegiatan ini, FAI UMS menegaskan komitmennya mendukung pengembangan pendidikan Islam yang responsif terhadap zaman. Kunjungan MA Al Karim menginspirasi para santri untuk mantap kuliah di FAI UMS demi menyongsong masa depan yang berdampak bagi umat dan bangsa.
Kontributor: Abil Fida
Editor: Akmal



