Prodi Ilmu Komunikasi UMS Resmikan Pimpinan Baru, Siap Rombak Kurikulum Berbasis Kecerdasan Buatan
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta meresmikan jajaran pimpinan baru untuk memperkuat tata kelola akademik yang adaptif terhadap era digital. Dr. Andika Sanjaya, S.I.Kom., M.Si. kini resmi menjabat sebagai Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UMS menggantikan Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom.
Penyerahan Surat Keputusan pengangkatan berlangsung khidmat di Ruang Sidang Rektorat Gedung Induk Siti Walidah UMS pada Rabu (4/11/2026). Momentum ini menandai langkah strategis kampus dalam merespons perkembangan teknologi komunikasi yang sangat masif.
Pada kesempatan yang sama, UMS menetapkan Mulia Ramdhan Fauzani, S.I.Kom., M.Sc. sebagai Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi UMS. Manajemen kampus juga mengangkat Yan’s Fithratul Islamy, B.Sc., M.I.M. sebagai Sekretaris Program Studi Internasional Informatika.
Respons Disrupsi AI dan Industri Digital
Langkah penataan kepemimpinan ini langsung berfokus pada tantangan era modern. Saat ini perkembangan kecerdasan buatan, otomasi konten, dan pemanfaatan big data telah mengubah lanskap industri media secara drastis. Perguruan tinggi harus bergerak cepat merespons perubahan tersebut demi menjaga relevansi lulusan.
Oleh karena itu, Prodi Ilmu Komunikasi UMS berkomitmen memperbarui arah kurikulum perkuliahan. Kampus membekali seluruh mahasiswa dengan pemahaman teknologi terkini tanpa mengesampingkan integritas etika. Salah satu wujud konkritnya adalah kehadiran mata kuliah baru bertajuk Masyarakat dan Kecerdasan Buatan.
Selain itu, kurikulum pendidikan tinggi masa kini harus tampil sangat fleksibel. Tantangan besar seperti maraknya penyebaran hoaks dan manipulasi data menuntut lulusan memiliki literasi digital yang kuat. Lulusan tidak hanya lihai memproduksi konten, tetapi juga wajib menjaga keakuratan informasi.
Prioritas Public Relations dan Penyiaran Digital
Di bawah kepemimpinan baru, pengembangan keilmuan Prodi Ilmu Komunikasi UMS berfokus pada dua bidang utama. Kampus mempertajam spesialisasi public relations dan penyiaran agar makin responsif terhadap dinamika zaman. Seluruh proses pembelajaran tetap berlandaskan pada nilai-nilai Islam berkemajuan.
Untuk mewujudkan target tersebut, tim pengelola menyusun sejumlah langkah prioritas. Kampus memperluas kemitraan strategis serta memacu akselerasi program internasionalisasi. Program student mobility dan visiting lecture akan berjalan lebih intensif untuk memperluas wawasan global mahasiswa.
Di samping itu, keseimbangan antara perkuliahan teori dan praktikum menjadi perhatian utama. Penguatan pembelajaran berbasis proyek serta program magang industri efektif mengasah kecakapan soft skill mahasiswa. Alhasil, mahasiswa terbiasa berpikir kritis, memimpin tim, dan beradaptasi dengan cepat di lingkungan kerja.
Penguatan Sinergi dan Pertahankan Akreditasi Unggul
Guna memperkuat ekosistem pembelajaran, Prodi Ilmu Komunikasi UMS memperluas kolaborasi bersama para praktisi industri komunikasi. Keterlibatan pakar dari agensi media nasional maupun corporate communication akan mengisi kegiatan perkuliahan secara berkala. Langkah ini memastikan materi kuliah selalu selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam menjalankan seluruh agenda besar tersebut, sinergi internal menjadi kunci utama. Pengalaman berkoordinasi dengan Unit Jaminan Mutu serta pengelola laboratorium menjadi modal berharga bagi kepemimpinan baru. Sinergi ini memperkokoh pelaksanaan seluruh agenda akademik prodi.
Target utama pengelola saat ini adalah mempertahankan capaian akreditasi Unggul UMS yang telah diraih. Fondasi kuat tersebut menjadi pijakan utama untuk terus melahirkan inovasi pembelajaran yang relevan. Langkah konsisten ini menegaskan komitmen kampus dalam mencetak lulusan berdaya saing tinggi di tingkat internasional.
Kontributor: Yusuf
Editor: Akmal



