Atasi Krisis Sampah Demak, Tim PPK Ormawa UNIMUS Dorong Desa Ploso Tembus Ajang Nasional
PWMJATENG.COM, DEMAK — Tim Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Semarang memperkuat pendampingan program PPK Ormawa UNIMUS melalui visitasi internal di Desa Ploso, Kabupaten Demak. Langkah ini bertujuan untuk menuntaskan persoalan sampah sekaligus mempersiapkan tim menuju kompetisi nasional Abdidaya.
Visitasi Internal Tekankan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Kegiatan visitasi ini menjadi wujud komitmen PPK Ormawa UNIMUS dalam menghadirkan solusi konkret pengelolaan sampah desa. Oleh karena itu, para mahasiswa terus menggalakkan pemilahan sampah, pembuatan eco enzyme, pembuatan lubang biopori, hingga penataan sistem bank sampah selama dua bulan terakhir.
Sementara itu, Ketua Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Semarang, Dr. Eko Yuliyanto, S.Pd., Si., M.Pd., menegaskan pentingnya pemantauan ini. Beliau menyampaikan bahwa pihak kampus ingin memastikan seluruh aktivitas pemberdayaan lingkungan berjalan secara konsisten. Selain itu, kegiatan ini harus memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat setempat.
Di sisi lain, Pemerintah Desa Ploso menyambut hangat pendampingan intensif tersebut. Kepala Desa Ploso, Ahmad Muzaka, S.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi aktif mahasiswa. Sebab, kehadiran mahasiswa berhasil mengubah pola pikir serta kebiasaan warga terkait pengelolaan limbah rumah tangga.
Selanjutnya, beliau menambahkan bahwa pihak desa berkomitmen penuh untuk mendukung keberlanjutan program PPK Ormawa UNIMUS. Pemerintah desa siap menyediakan fasilitas penunjang agar warga dapat mengoperasikan sistem pemilahan dan pengolahan sampah secara mandiri.
Menuju Kompetisi Nasional Abdidaya
Namun, isu sampah saat ini telah menjadi tantangan serius di berbagai daerah, termasuk Semarang dan wilayah sekitarnya. Penutupan TPA serta pembatasan pembuangan sampah tanpa pemilahan menuntut setiap desa memiliki sistem pengolahan mandiri yang tangguh.
Oleh sebab itu, program pengolahan lingkungan ini tidak boleh berhenti di level lokal saja. Keberhasilan inovasi warga Desa Ploso bersama tim PPK Ormawa UNIMUS akan bersaing di tingkat nasional pada ajang Abdidaya di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.
Akhirnya, melalui sinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan publikasi media yang konsisten, Desa Ploso optimistis mampu menjadi percontohan desa mandiri sampah di tingkat nasional.
Kontributor: PPK Ormawa HIMASTA UNIMUS
Editor: Akmal



