Kajian Ahad Pagi PCM Brebes: Ikhwanushoffa Buka-bukaan Kekeliruan Ibadah Umat
PWMJATENG.COM, BREBES — Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Ikhwanushoffa, menyampaikan pesan menohok saat mengisi Kajian Ahad Pagi PCM Brebes, Minggu (30/8/2026). Di hadapan ratusan jamaah, beliau menyoroti kebiasaan masyarakat Indonesia yang kerap membolak-balik urutan rukun Islam serta mengabaikan esensi amalan ibadah.
Ikhwanushoffa mengawali ceramah dengan mengupas Surat Al-Hasyr ayat 18. Ayat tersebut memerintahkan setiap Mukmin untuk senantiasa bertakwa dan mengevaluasi bekal diri menghadapi akhirat. Menurutnya, ukuran takwa tercermin langsung dari kedisiplinan mengamalkan ajaran agama, bukan sekadar menghafalnya.
Meluruskan Urutan Rukun Islam
Dalam forum Kajian Ahad Pagi PCM Brebes tersebut, sang penceramah mengkritik fenomena sosial pelaksanaan ibadah harian. Secara ideal, urutan ibadah dimulai dari syahadat, shalat, zakat, puasa, hingga haji. Namun, realitas di lapangan menunjukkan pola yang timpang. Banyak warga menjalankan puasa Ramadan secara antusias, tetapi mereka justru meninggalkan shalat Subuh setelah sahur.
Selain itu, pendidikan karakter anak sejak dini juga tak luput dari koreksi. Lembaga pendidikan sering mengajarkan praktik manasik haji secara megah, padahal edukasi kepedulian sosial melalui zakat dan sedekah kerap terlewatkan. Padahal, KH Ahmad Dahlan sejak dahulu mengajarkan Surat Al-Ma’un selama tiga bulan berturut-turut untuk membangun jiwa kepedulian sosial umat.
Mencetak Generasi Amalan
Muhammadiyah sedari awal berdiri bertujuan mencetak generasi amalan, bukan sekadar generasi hafalan. Pendiri Muhammadiyah bahkan menanamkan nilai Surah Al-‘Ashr selama tujuh bulan agar murid-muridnya benar-benar mengamalkan isi al-Qur’an secara konkret dalam kehidupan harian.
Mengenai kewajiban zakat harta, Ikhwanushoffa menegaskan bahwa pembersihan rezeki berlaku untuk seluruh pendapatan yang diterima, bukan sisa setelah pemenuhan kebutuhan harian. Kehadiran hutang tidak lantas menghapus kewajiban zakat, sehingga seseorang wajib menyelesaikan kedua beban tersebut secara sejajar demi mendapat keberkahan hidup.
Rangkaian ceramah pada Kajian Ahad Pagi PCM Brebes ini ditutup dengan ajakan untuk memperbaiki kualitas ibadah secara utuh, sehingga ibadah shalat mampu mencegah perbuatan keji maupun mungkar secara nyata.
Kontributor: Rizky Maradona
Editor: Akmal



