Pesantren Ramadhan SD Muhammadiyah Kriyan Tumbuhkan Semangat Spiritual dan Filantropi Cilik

PWMJATENG.COM, JEPARA – SD Muhammadiyah Kriyan menggelar kegiatan Pesantren Ramadan sebagai upaya memperkuat karakter religius siswa sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui program Filantropi Cilik bersama Lazismu Jepara.
Kegiatan ini diikuti para siswa SD Muhammadiyah Kriyan dan dilaksanakan dalam dua sesi. Untuk kelas tinggi, yakni kelas IV, V, dan VI, kegiatan berlangsung pada 13–14 Maret 2026 bertepatan dengan 23–24 Ramadan 1447 Hijriah.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mengikuti sejumlah rangkaian acara, mulai dari pembukaan dan pembagian kelompok, salat berjemaah, tadarus Al-Qur’an, materi kajian keislaman, hingga buka puasa bersama. Pesantren Ramadan dirancang agar siswa tidak hanya memahami materi keagamaan secara teori, tetapi juga membiasakan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SD Muhammadiyah Kriyan, Muntiasih, mengatakan kegiatan Pesantren Ramadan menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada siswa dalam suasana yang menyenangkan dan membangun.
Kolaborasi dengan Lazismu Jepara
Di tengah kegiatan Pesantren Ramadan, SD Muhammadiyah Kriyan juga berkolaborasi dengan Lazismu Jepara melalui program tasaruf santunan yatim dan dhuafa. Kolaborasi ini menjadi bagian dari pembelajaran kepedulian sosial bagi siswa sejak usia dini.
Melalui program Filantropi Cilik, para siswa diajak belajar bersedekah dengan menyisihkan sebagian uang saku mereka. Donasi tersebut dikumpulkan melalui kencleng yang telah disediakan sekolah sebagai media pendidikan berbagi.
Relawan Lazismu Jepara, Yusuf Al Baihaqi, menyampaikan bahwa setiap donasi dari siswa memiliki arti penting bagi para penerima manfaat.
“Seberapa pun uang saku yang dimasukkan adik-adik melalui kenclengan program Filantropi Cilik sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Muntiasih menegaskan, kebiasaan bersedekah perlu ditanamkan sejak dini. Menurutnya, berbagi tidak harus menunggu berkecukupan, tetapi dapat dimulai dari hal kecil yang dilakukan secara rutin.
“Bersedekah itu tidak harus menunggu kaya. Anak-anak bisa memulainya dengan menyisihkan uang saku dan memasukkannya ke dalam kenclengan yang telah disediakan melalui program Filantropi Cilik,” katanya.
Menanamkan Ibadah dan Kepedulian
Melalui Pesantren Ramadan, SD Muhammadiyah Kriyan berharap para siswa tidak hanya semakin rajin beribadah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang menyeimbangkan pembinaan spiritual dan sosial di lingkungan sekolah.
Kontributor: Ely Novianti
Editor: Al-Afasy



