PDM Wonosobo Awali Safari Ramadhan di Sariagung, Tegaskan Semangat KHGT untuk Dunia

PWMJATENG.COM, WONOSOBO — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo memulai agenda rutin Silaturahmi Ramadhan 1447 H dengan mengunjungi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonosobo. Kegiatan perdana ini dipusatkan di Ranting Sariagung, Sabtu (21/2), sebagai bentuk apresiasi atas mekarnya ranting-ranting baru di wilayah kota.
Ketua PCM Wonosobo, H. Yakino, S.Pd., MM.Pd., melaporkan dinamika dakwah yang semakin bergeliat. Saat ini, PCM Wonosobo menaungi 18 Ranting yang seluruhnya masuk kategori hijau (aktif).
“Dua ranting terbaru kami adalah Sariagung dan Jlamprang. Meski secara administratif baru, spirit dakwahnya sudah mengakar lama. Kami berkomitmen mengusung semboyan Unggul Berkemajuan dengan spirit Rahmatan Lil ‘Alamin,” lapor H. Yakino.
Momen silaturahmi ini dimanfaatkan Ketua PDM Wonosobo, Bambang WEN, untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai transisi metode penentuan bulan Hijriah. Muhammadiyah kini resmi beralih dari Hisab Wujudul Hilal lokal ke Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
“KHGT menggunakan mathla’ global. Prinsipnya satu hari satu tanggal untuk seluruh dunia. Ketika hilal terlihat di ujung barat bumi, maka esoknya seluruh dunia masuk bulan baru. Ini adalah ijtihad Muhammadiyah demi cita-cita besar persatuan umat Islam dunia,” jelas Bambang WEN.
Beliau juga menegaskan bahwa Muhammadiyah tetap patuh pada hukum negara, namun tetap memegang teguh keyakinan keagamaan yang didasarkan pada kajian mendalam para ulama persyarikatan.
Dalam sesi tausiyah, Ustadz H. Haris Suharto mengajak jamaah kembali ke akar sejarah. Ia mengingatkan bagaimana KH Ahmad Dahlan mengajarkan Surah Al-Ma’un selama tiga bulan dan Al-‘Ashr selama tujuh bulan untuk melahirkan gerakan yang nyata, bukan sekadar teori.
“Sesuai Ali Imran ayat 134, karakter orang beriman adalah mereka yang berinfak dalam lapang maupun sempit, menahan amarah, dan pemaaf. Inilah jiwa Muhammadiyah: kebermanfaatan sosial yang konkret,” tuturnya.
Agenda safari ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah sekaligus menjadi sarana konsolidasi ideologi bagi warga Muhammadiyah Wonosobo dalam mewujudkan Islam yang mencerahkan semesta.
Editor: Al-Afasy



