Gaya Unik PCM Pamotan: Rapat Strategis Organisasi di Warung Tongkrongan
PWMJATENG.COM, REMBANG – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pamotan menunjukkan dinamika pergerakan yang fleksibel tetapi tetap substantif. Pengurus PCM Pamotan menggelar rapat koordinasi penguatan pergerakan persyarikatan di Warung Tongkrongan Tegalan, Gambiran, pada Rabu (9/9/2026) malam.
Pendekatan ini tampil beda dari kebiasaan rapat organisasi pada umumnya. Jika rapat koordinasi biasa berlangsung di ruang formal Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Gedung Dakwah, atau teras masjid, pengurus PCM Pamotan sengaja memilih tempat berkumpulnya masyarakat umum untuk menghadirkan suasana baru.
Ketua PCM Pamotan, Zaky, menyampaikan bahwa gaya koordinasi informal ini sudah menjadi hal biasa bagi jajaran pengurusnya. Selain menghilangkan kejenuhan, rapat di ruang publik seperti warung tongkrongan mampu menghadirkan perspektif yang lebih segar.
“Kami ingin mencari warna lain agar pembahasan program organisasi tidak membosankan. Dari tempat santai seperti ini, justru lahir gagasan-gagasan besar untuk peradaban,” ujar Zaky.
Hasil Keputusan Strategis PCM Pamotan
Rapat yang berlangsung sejak ba’da Isya hingga pukul 22.00 WIB tersebut menghasilkan beberapa keputusan strategis untuk kemajuan Muhammadiyah Rembang.
Pertama, pengurus menyepakati penguatan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) melalui optimalisasi peran Majelis dan divisi pendukung. Langkah ini bertujuan untuk memantapkan kualitas serta kuantitas AUM, baik dari sisi tata kelola manajemen maupun pemantapan nilai-nilai spiritual. Selain itu, pimpinan AUM wajib menyusun laporan berkala sebagai media kontrol dan evaluasi program secara berkelanjutan.
Kedua, PCM Pamotan merumuskan penguatan ekonomi keumatan. Pengurus memetakan langkah strategis untuk menopang kemandirian ekonomi melalui pemberdayaan warga Muhammadiyah, optimalisasi AUM, serta respons aktif terhadap berbagai kebijakan strategis dari Pemerintah Daerah.
Diskusi hangat malam tersebut membuktikan bahwa forum informal mampu melahirkan ide-ide progresif. Tradisi “tongkrongan” di lingkungan PCM Pamotan tidak sekadar menjadi tempat bersua, melainkan bertransformasi menjadi ruang diskusi produktif yang melahirkan agenda besar bagi syiar dakwah yang berkemajuan dan menyenangkan.
Kontributor: Ahmad Wildan
Editor: Akmal



