Kolom

Pak Eko Polisi, Takmir Masjid Al Arqom Wonosobo

Oleh: Irwan Setiabudi (MLH Jawa Tengah)

Pertama kali saya membaca nama beliau saat HP saya menerima pesan WhatsApp dari Pak Hakim, Ketua BikersMu Wonosobo. Tertulis nama kontak Pak Eko Polisi, takmir Masjid Al Arqom. Saat itu, kami sedang menepi karena hujan di sebuah minimarket depan Warung Joglo Wonosobo, setelah menempuh perjalanan dari Kudus. Tujuan kami ke Masjid Al Arqom di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Wonosobo.

Hujan reda, kami menghubungi kontak Pak Eko Polisi yang rupanya memang menunggu kedatangan kami. Jelang pukul 22.00, kami sampai di depan gerbang Masjid Al Arqom. Dari kejauhan, kami melihat sosok berdiri gelisah menunggu. Kami yakin beliau Pak Eko.

Benar saja, beliau menyambut kami seperti keluarga. Sembari berkenalan, beliau bercerita tentang Masjid Al Arqom dan Perguruan Muhammadiyah. Setelahnya, kami dipersilakan menempati kantor masjid yang nyaman dan hangat.

Kami menanyakan, “Pak Eko sudah makan?” Kami ingin mengajak beliau mencari mi ongklok.

“Wah, jam segini sudah pada tutup, Mas.”

Lantas, tetiba beliau menelepon untuk memesan mi ayam dan teh. Beliau bilang ini usaha salah satu marbot masjid.

Empat porsi mi ayam dan teh datang, dibawa oleh bapak tua. Akhirnya, kami makan dengan lahap, mengingat udara dingin.

Pak Eko pamit pulang duluan. “Nanti ditaruh di pinggir teras samping saja, Mas. Selamat istirahat.”

Pukul 03.00, saya terbangun dan melihat bapak tua yang semalam berjualan mi ayam sedang mengepel lantai teras masjid. Hujan masih tak berhenti. Bapak tadi juga yang mengumandangkan azan Subuh.

Saat Subuh itulah kami bertemu Pak Eko kembali. “Ini hujan pertama, Mas, di Wonosobo,” ujar beliau.

Beliau izin pulang dulu karena ada aktivitas kerja. Dalam benak kami berkecamuk tanya, apa Pak Eko memang seorang polisi?

Hujan tak berhenti. Setelah Pak Hakim mengunjungi kami dan mengajari beberapa trik sulap, pukul 08.30 Pak Eko datang membawa roti goreng dan cakwe hangat.

“Jadi Pak Eko ini polisi, Pak?” tanya kami.

“Iya, Mas,” jawab beliau pendek.

Kami sontak kagum dan bangga. Seorang polisi menjadi takmir masjid dan memberi pelayanan istimewa kepada kami yang sedang touring ke Dieng.

Hujan mulai menjadi gerimis dan kami bersiap melanjutkan perjalanan ke Dieng. Kami pamit kepada Pak Eko Polisi dengan perasaan ceria karena mendapat kenalan baru, seorang polisi.

Terima kasih, Pak Eko Polisi.
Takmir Masjid Al Arqom Wonosobo.
Sehat selalu.


Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

situs slottotoslotpkv gameslk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari initoto 4dsitus totoslot gacorzonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4dligabolapkv gamespkv games