Pemberdayaan Pesisir, UMS dan KKP Garap Proyek Strategis Kampung Nelayan Merah Putih
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menjajaki kerja sama strategis bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia. Kolaborasi ini berfokus menggarap proyek strategis Kampung Nelayan Merah Putih untuk mempercepat pemberdayaan masyarakat pesisir.
Rektor UMS Prof. Harun Joko Prayitno dan Wakil Rektor II Prof. Muhammad Da’i menemui Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta pada Rabu (28/10/2026). Pertemuan tingkat tinggi tersebut menindaklanjuti ajakan kolaborasi dari Wakil Menteri KKP Prof. Irwan Meilano saat menghadiri Hari Jadi ke-68 UMS.
Fokus 6 Prioritas KKP dan Akselerasi Kedaulatan Pangan
Prof. Harun menegaskan bahwa sinergi ini mendukung penuh enam agenda prioritas KKP. Program strategis tersebut mengusung pilar kedaulatan pangan nasional untuk periode 2025–2029.
“Target besar ini mencakup pembangunan 5.000 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Prof. Harun pada Kamis (29/10/2026).
Pemerintah juga merancang revitalisasi tambak Pantai Utara Jawa seluas 14.000 hektare. Selain itu, KKP menyiapkan budi daya udang terintegrasi 2.000 hektare serta sistem Mini Recirculating Aquaculture System (RAS) di 40.000 lokasi.
Langkah besar ini melingkupi pula pengadaan 4.582 kapal modern. Pemerintah sekaligus menargetkan penguatan swasembada garam nasional pada lahan seluas 2.000 hektare.
Kontribusi Multidisiplin Ilmu Perguruan Tinggi
Pelaksanaan program berskala besar ini membutuhkan dukungan lintas disiplin ilmu. Universitas menyiagakan kepakaran rekayasa teknologi, tata ruang, hukum, kesehatan, hingga penguatan ekonomi warga.
“UMS siap menerjunkan kekuatan akademik dan inovasi riset. Kami mengintegrasikan pengabdian masyarakat untuk menyukseskan Kampung Nelayan Merah Putih,” tegas Prof. Harun.
Sebelumnya, Wamen KKP Irwan Meilano mengajak UMS menjadikan kawasan pesisir sebagai laboratorium terapan akademik. Pihaknya membuka pintu kemitraan seluas-luasnya bagi civitas akademika UMS.
KKP memproyeksikan keterlibatan Fakultas Geografi, Teknik, Hukum, Ekonomi, Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, hingga FKIP. Bentuk aksi nyata di lapangan akan mewujud lewat riset kolaboratif serta program KKN Tematik.
Sinergi UMS dan KKP ini memadukan agenda pembangunan nasional dengan kebutuhan riil warga. Kehadiran akademisi memacu produktivitas serta kualitas hidup keluarga nelayan secara berkelanjutan. Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih pun berorientasi pada hasil nyata bagi ekonomi masyarakat lokal.
Kontributor: Fika
Editor: Akmal



