Berita

Nuzulul Qur’an di Masjid Baiturrahman Nusukan: Al-Qur’an Petunjuk Lurus Segala Zaman

PWMJATENG.COM, SOLO – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Masjid Baiturrahman Nusukan, Banjarsari, Surakarta, menggelar Pengajian Nuzulul Qur’an yang berlangsung khidmat pada Sabtu (7/3). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi jamaah untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan di tengah disrupsi zaman.

Acara tersebut menghadirkan Ustaz Dwi Jatmiko, M.Pd., yang merupakan Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Dalam tausiyahnya, ia memaparkan bahwa peristiwa turunnya Al-Qur’an adalah gerbang pembuka keberkahan bagi semesta alam.

Ustaz Dwi Jatmiko menjelaskan keterkaitan antara Nuzulul Qur’an, bulan Ramadhan, dan malam kemuliaan. Ia merujuk pada integrasi makna dalam QS. Al-Qadr: 1 dan QS. Al-Baqarah: 185.

“Nuzulul Qur’an adalah malam penuh keberkahan yang diturunkan pada malam Lailatul Qadar di bulan Suci Ramadhan. Peristiwa turunnya lima ayat pertama ini adalah petunjuk hidup yang pertama dan utama bagi manusia,” ungkapnya.

Mengutip QS. Al-Isra ayat 9, ia menekankan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai hukum, tetapi juga sebagai pembawa kabar gembira bagi orang beriman yang mengerjakan kebajikan. Hebatnya lagi, setiap huruf yang dibaca dijanjikan pahala yang berlipat ganda.

“Bahkan, meskipun seseorang belum fasih dalam membaca Al-Qur’an, ia tetap mendapatkan pahala ganda karena kesabarannya dalam belajar. Inilah bentuk kasih sayang Allah melalui kalam-Nya,” tambah Ustaz Dwi Jatmiko.

Di hadapan jamaah Nusukan, ia berpesan agar umat Islam tidak hanya berhenti pada ritual membaca, tetapi melanjutkannya hingga tahap meneladani nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disebutnya sebagai wujud cinta yang paling autentik kepada Nabi Muhammad SAW.

Sesuai dengan hadis riwayat Muslim, Al-Qur’an kelak akan datang pada hari kiamat sebagai syafi’an atau pemberi syafaat bagi orang-orang yang senantiasa berinteraksi dengannya semasa di dunia.

Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Baiturrahman ini diakhiri dengan doa bersama, berharap agar sisa bulan Ramadhan dapat dioptimalkan untuk semakin akrab dengan kitab suci dan memperdalam ajaran Islam secara kaffah.

Kontributor: Dwi Jatmiko | Humas
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/