Bantuan School Kit Disdik Jateng Warnai MPLS PKBM Surya Muhammadiyah Banyumas
PWMJATENG.COM, BANYUMAS — Momen hangat dan penuh kepedulian mewarnai pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Auditorium Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Dalam agenda tersebut, MPLS PKBM Surya Muhammadiyah Banyumas mendapat sorotan berkat penyerahan bantuan perlengkapan sekolah dari Dinas Pendidikan Jawa Tengah.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bintang Romadhon, menyerahkan langsung bantuan school kit tersebut secara simbolis kepada perwakilan siswa disabilitas. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah bersama Muhammadiyah dalam memperkuat pendidikan inklusif di Banyumas.
Sinergi Pemerintah dan Muhammadiyah
Selanjutnya, penyaluran bantuan school kit ini menjangkau total 813 peserta didik baru yang terdaftar di MPLS PKBM Surya Muhammadiyah Banyumas. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi Muhammadiyah dalam menuntaskan program Wajib Belajar 12+1 Tahun.
Bintang Romadhon menegaskan bahwa momen ini mencatatkan sejarah baru bagi lahirnya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan nonformal di Kabupaten Banyumas. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan sangat krusial untuk menjamin hak pendidikan yang setara bagi semua anak.

Dukungan untuk Pendidikan Inklusif
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas, Johar, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian Dinas Pendidikan Jateng. Bantuan peralatan sekolah ini diyakini mampu menyulut semangat para siswa disabilitas dan peserta didik baru dalam mengawali masa belajar mereka.
Selain itu, pembukaan kegiatan ini berlangsung semarak dengan kehadiran sejumlah tokoh penting daerah dan nasional. Perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah hadir mendampingi Bupati Banyumas Sadewo, jajaran PDM Banyumas, serta ratusan siswa baru dari berbagai pelosok daerah.
Melalui sinergi kuat ini, MPLS PKBM Surya Muhammadiyah Banyumas sukses menegaskan keberpihakan pada pendidikan inklusif yang ramah disabilitas. Dukungan berkelanjutan dari Dinas Pendidikan Jateng pun menjadi fondasi kokoh untuk menyukseskan program wajib belajar di Jawa Tengah.
Kontributor: Romi Zarida
Editor: Al-Afasy



