Berita

Memaknai Tiap Fase Kehidupan Manusia, Dai MUI Beberkan Keutamaan Usia 40 Tahun untuk Bekal Akhirat

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Kedewasaan berfikir dan mengambil keputusan menjadi tuntutan mutlak ketika seseorang memasuki usia paruh baya. Ustaz Dwi Jatmiko, M.Pd. selaku Dai MUI Pusat membongkar pentingnya persiapan masa tua dalam Islam serta hakikat dari tiap fase kehidupan manusia di hadapan jamaah Masjid Al-Mukarromah Solo, Minggu (2/8/2026).

Ustaz Dwi Jatmiko membagi fase kehidupan manusia menjadi lima tahapan krusial. Tahapan ini bermula dari masa bayi, lalu masuk ke anak-anak, berlanjut ke masa pemuda yang penuh energi, hingga akhirnya menyentuh tahap kedewasaan. Menurutnya, fase ini otomatis menuntut perubahan sikap saat seseorang mencapai usia paruh baya.

“Setelah itu manusia memasuki fase dewasa sekitar usia 40 tahun, yang menuntut kematangan berpikir, bertindak, dan mengambil Keputusan,” ujar Dwi Jatmiko.

Selanjutnya, manusia akan melangkah ke usia lanjut di atas 60 tahun. Pada masa ini, setiap individu memiliki kewajiban merangkai amalan yang berfokus pada bekal akhirat. Dai MUI Pusat ini mengingatkan jamaah agar memaksimalkan sisa usia mereka dengan hal-hal positif.

“Semakin bertambah usia, semakin besar pula kewajiban untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah kematian,” kata Dwi Jatmiko.

Jangan Terlena Gemerlap Dunia

Sayangnya, banyak orang sering kali melupakan realitas umur akibat sibuk mengejar harta maupun jabatan. Mereka merasa masih mengantongi waktu panjang untuk menikmati kesenangan sesaat. Padahal, Allah SWT telah menetapkan batas waktu untuk setiap jiwa sebagaimana peringatan dalam Surah AlA’raf ayat 34.

Oleh karena itu, tidak seorang pun mampu memajukan atau memundurkan jadwal kematiannya walau hanya sesaat. Kepastian ajal ini menuntut kaum muslimin untuk terus mengutamakan persiapan masa tua dalam Islam. Mengutip Surah Al-Baqarah ayat 197, sang dai kembali menegaskan pentingnya menabung kebaikan.

“Dengan bekal itulah seorang Muslim diharapkan mampu menjalani kehidupan dunia secara bijaksana sekaligus mempersiapkan diri menyongsong kehidupan yang kekal di akhirat,” urainya.

Kesimpulannya, kesadaran tentang fase kehidupan manusia ini berfungsi sebagai alarm spiritual. Momentum pengajian ini menyadarkan publik bahwa mengamalkan keutamaan usia 40 tahun dan mengumpulkan bekal akhirat merupakan investasi yang paling hakiki.

Kontributor: Dwi Jatmiko
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/