Dosen UHAMKA Ajak Warga Ubah Lilin Hias Limbah Minyak Sawit Jadi Cuan
PWMJATENG.COM, JAKARTA – Dosen Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) menggelar pelatihan kreatif demi mengolah limbah rumah tangga. Tim pengabdian masyarakat tersebut menyasar kelompok ibu majelis taklim di Tangerang Selatan.
Melalui program ini, para peserta belajar teknik mendaur ulang minyak jelantah. Aktivitas positif itu berlangsung di Gedung Tahfidz Yayasan Taawun, Jurtim, Tangerang Selatan.
Kegiatan edukatif ini terlaksana berkat kolaborasi lintas disiplin ilmu dari kampus UHAMKA. Tiga dosen ahli hadir memandu jalannya acara secara langsung.
Wahyu Dian Lestari bersama Feli Cianda dari Pendidikan Fisika memimpin sesi materi teknik dasar. Selanjutnya, Ranti An Nisaa dari Pendidikan Biologi menjelaskan aspek pemanfaatan bahan ramah lingkungan.
Sesi interaktif tersebut juga menghadirkan Sulistiyani sebagai moderator acara. Kemudian, para peserta menyimak penjelasan fasilitator mengenai jenis, bahan, dan peralatan produksi yang diperlukan.
Peluang Usaha Rumahan dari Limbah Domestik
Program inovatif ini mengangkat tema utama “Ubah Limbah Jadi Berkah” bagi masyarakat luas. Panitia penyelenggara ingin mengubah persepsi publik terhadap barang sisa pakai sehari-hari.
Masyarakat sering kali membuang minyak jelantah begitu saja ke saluran air. Padahal, limbah domestik tersebut menyimpan potensi besar sebagai bahan baku kerajinan.
Wahyu Dian Lestari menegaskan pentingnya kreativitas dalam mengelola sumber daya sekitar. Langkah kecil ini terbukti efektif membuka peluang usaha rumahan bagi para ibu rumah tangga.
Praktik Pembuatan Produk Kreatif Bernilai Jual
Peserta langsung mempraktikkan cara membuat lilin hias di bawah bimbingan para dosen. Mereka meracik pewarna, aroma, serta dekorasi menarik pada wadah cetakan lilin.
Hasil karya para peserta menunjukkan variasi bentuk dan warna yang sangat estetis. Terlebih lagi, produk kerajinan ini sangat layak dipasarkan sebagai suvenir maupun dekorasi rumah.
Dosen UHAMKA berharap keterampilan baru ini mendatangkan manfaat jangka panjang bagi warga. Melalui kerja nyata tersebut, perguruan tinggi membuktikan peran aktif dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Kontributor: Hendra Apriyadi
Editor: Al-Afasy



