Mahasiswa UMS Sabet Perak NCC 4 Lewat Inovasi Pangan Lokal Buah Kawista
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Tim mahasiswa UMS dari Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan berhasil membawa pulang Silver Medal dalam ajang Nusantara Creative Competition (NCC) 4 di Bali. Para peneliti muda ini menciptakan CRAVISTA, sebuah inovasi camilan sehat yang memanfaatkan buah kawista khas Rembang.
Tim berprestasi ini beranggotakan Fika Rahma sebagai ketua, serta Naufal Maulana dan Nayla Nur Wafika sebagai anggota. Mereka bertiga merancang produk camilan renyah (crackers) berbahan dasar tepung mocaf dan olahan buah tradisional. Lewat sentuhan kreatif tersebut, mereka sukses mengolah buah eksotis Rembang menjadi produk modern bernilai jual tinggi.
Fika Rahma menjelaskan bahwa ide CRAVISTA muncul dari keprihatinan terhadap pemanfaatan buah khas daerah yang masih sangat terbatas. Masyarakat lokal biasanya hanya mengolah buah beraroma kuat ini menjadi sirup, dodol, atau selai tradisional.
“Selama ini pemanfaatan kawista belum banyak masuk ke ranah produk pangan modern. Kami melihat peluang besar untuk meningkatkan nilai tambahnya,” ujar Fika pada Jumat (25/9/2026).
Inovasi Pangan Lokal Berbasis Tepung Mocaf
Dalam proses pembuatan CRAVISTA, para mahasiswa UMS ini memadukan ekstrak buah dengan tepung mocaf (Modified Cassava Flour). Perpaduan bahan baku lokal ini menghasilkan tekstur renyah dengan rasa asam manis yang khas. Langkah ini sekaligus mendukung program diversifikasi pangan berbasis bahan baku non-terigu.
Setiap anggota tim membagi peran secara presisi selama masa persiapan lomba. Mereka membagi tugas mulai dari formulasi rasa, desain kemasan visual, hingga penyusunan materi presentasi untuk dewan juri. Kolaborasi solid ini memastikan gagasan ilmiah mereka tersampaikan secara utuh dan menarik.
Perjuangan panjang tersebut mencapai puncaknya pada babak final NCC 4 di Bali, 19 September 2026. Dewan juri mengapresiasi tinggi konsep keberlanjutan dan nilai ekonomis yang ditawarkan oleh tim mahasiswa UMS tersebut.
Mendorong Daya Saing Produk Daerah
Pencapaian Silver Medal ini menjadi bukti nyata kontribusi generasi muda dalam mengangkat potensi daerah ke tingkat nasional. Produk cravista tidak hanya menawarkan alternatif camilan sehat, tetapi juga menjaga identitas kuliner tradisional Kabupaten Rembang.
Fika menegaskan bahwa semangat utama di balik karya ini adalah pemberdayaan pangan lokal agar mampu bersaing di pasar modern. Generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk mengemas potensi daerah menjadi produk yang relevan dengan tren masa kini.
“CRAVISTA bukan sekadar camilan biasa. Karya mahasiswa UMS ini menjadi wujud nyata penguatan daya saing produk lokal Rembang menuju pasar nasional,” tegas Fika menutup pembicaraan.
Kontributor: Maysali
Editor: Akmal



