Cerita Mahasiswa UMS Kuliah di Uzbekistan, Ungkap Perbedaan Sistem Belajar hingga Potensi UMKM
PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Cerita menarik datang dari dua mahasiswa UMS yang menyelesaikan program pertukaran pelajar selama satu semester di Uzbekistan. Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani membagikan pengalaman mereka saat berkuliah di Millat Umidi University.
Tantangan Menghadapi Sistem Belajar Baru
Menjalani perkuliahan di negara orang memicu dua mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini untuk terus berkembang. Weny mengaku sengaja mengambil peluang ini demi memperdalam ilmu akuntansi sekaligus menguji kemampuan adaptasi di lingkungan baru.
Namun, ia harus segera menyesuaikan diri dengan perbedaan sistem pendidikan yang cukup mencolok. Metode perkuliahan, bahasa pengantar, penugasan, hingga format evaluasi di Uzbekistan menuntut persiapan matang.
Menurut Weny, materi kampus di Uzbekistan menyajikan perspektif yang lebih luas. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada fondasi akuntansi, tetapi langsung menyentuh konteks ekonomi internasional. Oleh karena itu, ia terbiasa menyusun paper dan menghadapi ujian berkarakter khusus.
Melihat Peluang Perkembangan UMKM Global
Sementara itu, Vika Yulvani memanfaatkan momen ini untuk membangun jejaring internasional. Selain mempelajari topik teknis seperti penjurnalan dan konsolidasi, ia aktif mengamati denyut aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Secara khusus, Vika mencermati pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Uzbekistan. Selanjutnya, ia melihat bagaimana penetrasi digitalisasi memberi dampak positif pada operasional bisnis warga.
Sistem akademik Millat Umidi University membagi masa studi ke dalam lecture season dan exam season. Akibatnya, mahasiswa UMS harus disiplin mengelola waktu belajar secara mandiri tanpa bergantung pada tugas harian.
Pengalaman Luar Kelas yang Berharga
Perjalanan dua mahasiswa UMS ini menunjukkan bahwa proses menimba ilmu tidak terbatas oleh batas geografis. Keduanya berhasil membawa pulang pemahaman akademik, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta pandangan ekonomi yang komprehensif.
Oleh sebab itu, Program Studi Akuntansi FEB UMS terus mendukung para mahasiswa untuk mengambil bagian dalam program internasional. Langkah ini mempertegas komitmen kampus dalam mencetak generasi muda berskala global.
Kontributor: Yusuf
Editor: Akmal



