Kolaborasi Angklung Lansia dan Mahasiswa Meriahkan Jalan Sehat UMS
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Aksi memukau lansia berusia 81 tahun meramaikan gelaran Jalan Sehat UMS pada Minggu (1/11/2026). Lansia dari Posyandu Peduli Insani Mendungan Kartasura tampil apik membawakan musik angklung bersama mahasiswa Keperawatan UMS. Kolaborasi lintas generasi ini sukses menyedot perhatian ribuan peserta acara.
Grup gabungan ini menyuguhkan harmoni nada yang hangat di panggung utama. Yekti Handayani memandu langsung pertunjukan dengan sapaan akrab penuh canda. Penonton pun bersorak saat seniman senior tersebut mulai menggetarkan bambu angklung mereka.
Inspirasi Bugar Lansia 81 Tahun
Yekti menjelaskan bahwa aksi panggung bersama mahasiswa ini merupakan pengalaman pertama. Meskipun demikian, para anggota posyandu yang berusia lanjut tampil sangat percaya diri. Semangat tinggi terus mereka tunjukkan sepanjang acara berlangsung.
“Anggota kami ada yang berusia 81 tahun dan 79 tahun. Mereka tetap asyik menikmati musik angklung,” ujar Yekti. Ia berharap aksi ini menginspirasi UMS agar terus peduli terhadap kesejahteraan lansia.
Keterlibatan civitas akademika kampus tercinta dalam acara Jalan Sehat UMS memperkuat sinergi masyarakat. Selama ini Prodi Keperawatan UMS aktif mendampingi Posyandu Mendungan. Hubungan erat tersebut akhirnya melahirkan karya seni yang menghibur.
Sinergi Program Keperawatan UMS
Mahasiswa UMS rutin menggelar pengabdian masyarakat setiap hari Rabu. Mereka memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembinaan kader. Kehadiran mahasiswa sangat membantu pelayanan ratusan anggota posyandu lansia.
“Jumlah lansia kami sangat banyak hingga ratusan orang. Kami tentu butuh banyak mitra untuk membantu pelayanan,” tutur Yekti. Kepedulian dari Prodi Keperawatan UMS menjadi angin segar bagi pengurus posyandu.
Selain bermitra dengan UMS, pengurus posyandu merangkul puskesmas dan dokter setempat. Sinergi ini menghadirkan berbagai program pembinaan kesehatan lansia yang berkelanjutan. Lansia pun mendapatkan wadah beraktivitas yang aman dan nyaman.
Manfaat Angklung untuk Kesehatan Otak
Para lansia rutin mengikuti senam bugar dan latihan angklung setiap Rabu pagi. Aktivitas seru ini sudah berjalan konsisten selama hampir satu tahun. Rutinitas tersebut efektif mendorong lansia tetap aktif bersosialisasi.
Latihan angklung ternyata memberikan manfaat besar bagi kesehatan otak lansia. Bermain musik bambu menuntut konsentrasi tinggi serta koordinasi tubuh yang baik. Pemain harus fokus memicu ketukan nada secara tepat.
“Bermain angklung membantu menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri. Lansia harus fokus kapan mulai dan berhenti menggoyangkan angklung,” jelas Yekti. Kegiatan interaktif ini terbukti membangkitkan vitalitas para anggota senior.
Komitmen Pengabdian Masyarakat UMS
Pengurus posyandu juga menyediakan layanan home care bagi lansia yang membutuhkan pendampingan khusus. Berbagai agenda rekreasi semesteran turut digelar guna menjaga kesehatan mental lansia. Semua program dirancang demi meningkatkan kualitas hidup masa tua.
Yekti menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan penuh kampus UMS. Pihaknya berharap kampus terus menebar manfaat nyata bagi warga sekitar. “UMS luar biasa, semoga semakin maju dan peduli masyarakat,” pungkasnya.
Antusiasme serupa dirasakan oleh mahasiswa Keperawatan UMS, Annisa Nurul Hidayah. Mahasiswa semester tiga ini mengaku sangat terkesan bisa tampil bareng para lansia. Pengalaman berharga ini mempererat rasa empati antar sesama.
Meski hanya berlatih satu kali sebelum tampil di Jalan Sehat UMS, aksi mereka berjalan sukses. Kolaborasi ini membuktikan bahwa dedikasi mahasiswa mampu melampaui batas ruang kuliah.
Kontributor: Maysali
Editor: Akmal



