Kembalikan Senyum Padasari, Mahasiswa TMU Gelar Trauma Healing dan Bimbingan Belajar

PWMJATENG.COM, TEGAL — Kepedulian mahasiswa Tegal Muhammadiyah University (TMU) terhadap penyintas bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, terus berlanjut. Tidak hanya bantuan logistik, para mahasiswa kini fokus pada pemulihan psikologis anak-anak melalui kegiatan Trauma Healing yang digelar di kompleks posko pengungsian, Ahad (15/2).
Kegiatan inspiratif ini digerakkan secara kolektif oleh 10 Himpunan Mahasiswa (Hima) dari berbagai program studi di TMU. Mereka hadir membawa misi sederhana namun bermakna: mengembalikan keceriaan dan semangat belajar anak-anak di tengah kondisi sulit.
Rangkaian kegiatan dikemas dengan penuh warna. Anak-anak diajak meronce gelang untuk melatih motorik dan ekspresi seni, serta mengikuti berbagai permainan interaktif yang memancing tawa. “Kami ingin mereka merasa diperhatikan dan memiliki semangat baru. Meskipun di pengungsian, mimpi dan keceriaan mereka tidak boleh padam,” ujar Aoliya, Ketua Hima Farmasi TMU.
Mahasiswa TMU menyadari bahwa pendidikan tidak boleh terhenti meski tertimpa musibah. Selain hiburan, mereka membagikan paket alat tulis (ATK) dan kudapan sehat. Menariknya, para mahasiswa juga membuka sesi “Belajar Bersama” dengan mendampingi anak-anak berlatih berhitung dan membaca.
Kehadiran mahasiswa TMU di tengah para penyintas menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi memiliki peran krusial di luar tembok akademik, yakni sebagai pendamping masyarakat dalam menghadapi krisis sosial.
Melalui aksi ini, TMU menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi meringankan beban masyarakat. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menyembuhkan luka batin anak-anak di Padasari, tetapi juga menginspirasi komunitas lain untuk bergerak memberikan dukungan psikososial bagi para penyintas bencana di daerah lain.
Editor: Al-Afasy



