Optimalkan Capaian KPI, PWM Jateng Sambangi PDM Pati

PWMJATENG.COM, PATI – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar konsolidasi organisasi bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pati pada Selasa (8/9/2026) malam. Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian Turba PWM Jateng untuk memetakan capaian kerja serta menyelesaikan hambatan di tingkat daerah.
Sekretaris PWM Jawa Tengah Dodok Sartono bersama Manajer Eksekutif PWM Jawa Tengah Ikhwanushoffa memimpin langsung diskusi yang berlangsung hangat tersebut. Fokus utama pertemuan tertuju pada perbaikan koordinasi internal dan optimalisasi sistem pendataan digital.
Integrasi e-KTM dan Tertib Iuran
Manajer Eksekutif PWM Jawa Tengah Ikhwanushoffa menyampaikan pentingnya penyelarasan data melalui platform Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM). Langkah ini sangat vital karena seluruh ajang permusyawaratan, mulai dari Musyda, Musywil, hingga Muktamar, kini wajib berbasis data DOM.
“Kesepahaman bersama mengenai pendataan ini akan memunculkan kesadaran kolektif. Tanpa input data yang akurat di DOM, hak anggota dalam musyawarah bisa terhambat,” jelas Ikhwanushoffa.
Guna memperkuat komitmen tersebut, PWM Jateng mengusulkan syarat tegas bagi para calon pimpinan. Para calon wajib memiliki e-KTM yang diklaim via aplikasi MASA serta mencatatkan tunggakan iuran maksimal enam bulan.
Solusi Atasi Hambatan Koordinasi
Membahas kinerja PDM Pati, pimpinan wilayah menyoroti pentingnya pola problem solving terhadap target KPI organisasi. Ikhwanushoffa mengungkapkan bahwa kendala di lapangan umumnya muncul akibat kurangnya komunikasi intensif antara pimpinan PDM, eksekutif, UPP, dan pimpinan cabang.
Akibatnya, beberapa target kerja belum tercapai secara maksimal karena pengurus jarang mendiskusikan inovasi solusi bersama. Kendati demikian, PWM Jateng optimistis PDM Pati mampu mengejar ketertinggalan melalui perbaikan pola koordinasi secara bertahap.
“Lewat pendampingan Turba PWM Jateng ini, kami menargetkan seluruh PDM di Jawa Tengah meraih capaian KPI berstatus hijau dan menepis rapor merah,” tegasnya.
Editor: Akmal



