Berita

IGABA Batang Deklarasikan Kemandirian Organisasi Profesi Guru Demi Mutu Pendidikan

PWMJATENG.COMBATANG – Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Batang resmi mendeklarasikan kemandirian organisasi profesi guru pada Rabu (29/4/2026). Acara khidmat di Gedung Multiguna Aisyiyah Kauman Batang ini menandai babak baru bagi para pendidik anak usia dini di wilayah tersebut. Melalui langkah strategis ini, IGABA fokus meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong profesionalisme guru secara internal.

Deklarasi ini menegaskan bahwa IGABA Kabupaten Batang kini berdiri mandiri tanpa keterikatan struktural dengan organisasi lain seperti IGTKI atau HIMPAUDI. Pengurus mengambil keputusan besar ini untuk memperkuat visi organisasi dalam mencetak generasi emas. Oleh karena itu, seluruh anggota kini memiliki komitmen tunggal untuk memajukan pendidikan di bawah bendera Aisyiyah.

Dukungan Stakeholder dan Penguatan Karakter Islami

Berbagai tokoh penting hadir memberikan dukungan, mulai dari Ketua PDA, Ketua PDM, hingga perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Batang. Ketua Panitia, Sri Untari, menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi seluruh pihak yang mensukseskan acara ini. Ia meyakini bahwa kemandirian organisasi profesi guru akan membawa dampak nyata bagi kualitas pembelajaran di kelas.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo, mengingatkan pentingnya kolaborasi berkelanjutan. Meskipun mandiri secara organisasi, guru IGABA tetap harus bersinergi dengan pemerintah dan elemen pendidikan lainnya. Selain itu, ia menekankan peran guru dalam menanamkan nilai akhlak dan prinsip Islami sejak usia dini sebagai fondasi karakter anak.

Peningkatan Kapasitas dan Metode Keaksaraan Awal

Selain seremoni deklarasi, panitia juga menggelar sesi penguatan kapasitas yang menghadirkan narasumber dari Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Tengah. Yani Mulyani memaparkan materi penting mengenai pemahaman karakteristik anak dari aspek kognitif hingga sosial. Materi ini bertujuan agar guru lebih peka terhadap kebutuhan emosional setiap peserta didik di sekolah.

Para peserta juga mengikuti praktik langsung metode pembelajaran keaksaraan awal untuk anak usia dini. Guru-guru menyambut antusias sesi ini karena mereka dapat langsung mengimplementasikannya dalam kegiatan belajar mengajar harian. Melalui bekal teknis ini, IGABA Batang optimis dapat tumbuh menjadi organisasi yang lebih adaptif dan berdaya saing global.

Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/