Tangis Haru Pecah di UMS, Puluhan Anak TK di Karanganyar Ini Beri Setangkai Bunga Sembari Peluk Erat Orang Tua Saat Wisuda
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Sebanyak 21 siswa TK Aisyiyah Bolon 1 secara spontan memberikan setangkai bunga dan memeluk erat ayah bunda mereka hingga memicu tangis massal dalam momen kelulusan TK haru di Auditorium Mohammad Djazman UMS, Senin (25/5/2026) pagi. Aksi emosional penuh kasih sayang ini menjadi puncak prosesi Akhirussanah tahun ajaran 2025/2026 yang dikemas lewat pertunjukan drama musikal dan hafalan Al-Qur’an oleh para wisudawan cilik.
Atmosfer emosional memuncak saat seluruh wisudawan cilik mempersembahkan paduan suara lagu “Terima Kasih Guruku”. Alunan suara polos anak-anak yang tampil kompak tersebut seketika membuat suasana gedung berubah penuh haru. Sejumlah orang tua dan wali murid bahkan tampak menyeka air mata karena tidak kuasa menahan rasa bahagia mereka.
Kepala TK Aisyiyah Bolon 1, Istiqomah, mengaku sangat bangga melihat perkembangan mental dan karakter seluruh anak didiknya selama dua tahun terakhir. Menurutnya, proses pendampingan yang penuh kesabaran kini telah membuahkan hasil nyata pada diri siswa.
“Alhamdulillah, dua tahun mendampingi anak-anak terasa cepat sekali. Hari ini kami melihat mereka sudah berani tampil, hafal banyak hal, dan siap melangkah ke jenjang selanjutnya,” ujar Istiqomah dalam sambutannya dengan nada penuh syukur.
Pentingnya Pendampingan Transisi Anak Masuk SD
Selepas penampilan lagu yang menyentuh hati, para siswa menampilkan drama musikal serta tari kreasi daerah yang meriah. Pentas seni ini menjadi bukti nyata keberhasilan sekolah dalam membangun rasa percaya diri anak. Seorang perwakilan wali murid menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kesabaran para guru selama ini.
“Guru-gurunya sabar dan kreatif. Anak saya yang dulunya pemalu, sekarang berani tampil dan hafal doa-doa. Terima kasih untuk semua ilmunya,” tutur perwakilan wali murid tersebut dengan penuh haru.
Pihak sekolah mengumumkan bahwa dari 21 lulusan tahun ini, sebaran sekolah lanjutan mereka sangat beragam. Sebanyak 10 anak akan melanjutkan pendidikan ke MIM Digdaya Bolon, 3 anak ke MIM Ngasem, 5 anak ke SD Negeri 1 Bolon, 1 anak ke SD Al Islam Ngesrep, 1 anak ke SD Negeri 1 Ngasem, serta 1 anak ke SD Muhammadiyah 16 Surakarta.
Melihat fase perpindahan jenjang sekolah tersebut, Ketua PCM Colomadu, Seno Ariyanto, S.E., memberikan pesan khusus kepada orang tua. Ia mengingatkan bahwa peran keluarga sangat krusial dalam mengawal pondasi spiritual dan proses transisi anak masuk SD di lingkungan yang baru.
“Tetap jaga hafalan baik Asmaul Husna maupun hafalan surat pendek. Orang tua harus terus mendampingi anak saat transisi ke SD, serta jangan lupa tetap sholat 5 waktu. Selanjutnya titip anak-anak ini pada ayah-bunda dan guru SD untuk terus dibimbing dengan kasih sayang,” imbuh Seno Ariyanto.
Komitmen Dukungan Pendidikan di Colomadu
Apresiasi tinggi juga datang dari jajaran pemerintahan dan dinas terkait yang mengawal jalannya acara. Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Colomadu, Tri Joko Suprapto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa selamat atas kesuksesan penyelenggaraan pelepasan siswa di gedung megah tersebut.
“Selamat untuk TK Aisyiyah Bolon 1 yang sudah melaksanakan Akhirussanah tahun ajaran 2025/2026 di Auditorium Muhamad Djazman UMS. Semoga dengan meluluskan siswa ini, TK Aisyiyah Bolon 1 mendapatkan murid yang banyak dan terus berkembang,” pungkas Tri Joko Suprapto.
Sebagai penutup momen pelepasan, seluruh siswa kelas B membagikan setangkai bunga kepada orang tua mereka masing-masing. Setiap anak kemudian menerima kalung samir dan vandel kenang-kenangan sebagai simbol kesiapan mereka melangkah menuju mimpi yang lebih besar.
Kontributor : Puspitasari Dwi Ariyanti
Editor: Al-Afasy



