Gandeng KKP, FPP UMP Resmi Kelola Penyiapan Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih
PWMJATENG.COM, PURWOKERTO – Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FPP UMP) resmi menjalin kerja sama strategis bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sinergi ini secara khusus berfokus pada penyiapan lokasi program nasional Kampung Nelayan Merah Putih.
Selanjutnya, kesepakatan tersebut ditandai melalui penandatanganan dokumen kerja sama antara FPP UMP dan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) KKP di Jakarta pada Sabtu (24/10/2026). Tim akademisi UMP menerima mandat penuh demi mengawal verifikasi lapangan secara langsung.
Melalui mandat ini, sivitas akademika FPP UMP bertugas melaksanakan survei, verifikasi, penilaian, hingga fasilitasi kesiapan calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih. Langkah awal ini sangat krusial agar pembangunan infrastruktur nantinya tepat sasaran.
Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Ekosistem Pesisir
Program Kampung Nelayan Merah Putih dirancang sedemikian rupa untuk memperkuat produktivitas usaha perikanan sekaligus menggerakkan ekonomi warga lokal. Selain itu, proyek besar ini berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan permukiman pesisir.
Pendekatan tersebut terbukti selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-14 mengenai kelestarian ekosistem laut. Oleh karena itu, penyiapan lokasi tidak sekadar mengukur infrastruktur fisik, melainkan memetakan aspek sosial, ekonomi, serta akses pasar warga.
Dekan FPP UMP, Dr. Anis Shofiyani, S.P., M.P., menegaskan komitmen tinggi perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir. Pihaknya siap menerjunkan tim ahli guna mengolah data lapangan secara objektif.
“Kami berkomitmen menjalankan penugasan ini secara profesional dan berbasis data. Hasil survei nantinya akan menjadi fondasi utama dalam menyiapkan Kampung Nelayan Merah Putih yang tepat guna,” ujar Anis.
Verifikasi Ketat Demi Tepat Sasaran
Manajer Program, M. Azharul Rijal, S.Pi., M.Si., menjelaskan bahwa tim pelaksana mengoordinasikan seluruh tahapan penilaian mutu data di setiap titik lokasi. Tim bekerja secara konsisten menggunakan standar supervisi ketat.
“Pelaksanaan survei memperhitungkan potensi unik di setiap daerah. Data yang akurat tentu menghasilkan rekomendasi kuat untuk kesiapan lokasi Kampung Nelayan Merah Putih,” ungkap Rijal.
Struktur pelaksana berada di bawah tanggung jawab kelembagaan Dekan FPP UMP Dr. Anis Shofiyani, S.P., M.P. Pengelolaan program dikoordinasikan oleh M. Azharul Rijal, S.Pi., M.Si., bersama Ikhsan Pratama, S.Pi., M.Pi., selaku team leader, serta M. Amir Biky sebagai Koordinator Kabupaten.
Keterlibatan aktif kampus ini diharapkan mampu menghadirkan kawasan pesisir yang mandiri. Pada akhirnya, sinergi ini menjadi bukti nyata kontribusi akademisi dalam mengawal keberlanjutan sektor kelautan Indonesia.
Kontributor: Chy/Tgr
Editor: Akmal



