Berita

ITBM–BIM University Tindak Lanjuti BIM BALI Conference, Perkuat Kolaborasi Global

PWMJATENG.COMSURAKARTA — Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali (ITBM–BIM University) menindaklanjuti hasil BIM BALI Conference 2026 dengan memperkuat kerja sama internasional, riset bersama, dan publikasi ilmiah.

Langkah itu dilakukan setelah penyelenggaraan Bali International Meeting on Business, Advanced Engineering, and Leadership Sustainability Impact (BIM BALI Conference) pada awal April 2026. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi institusi untuk memastikan gagasan yang lahir dalam forum ilmiah internasional dapat diimplementasikan secara nyata.

“Pascakonferensi, kami kini fokus pada penguatan kerja sama konkret dengan mitra internasional,” kata Rektor ITBM–BIM University, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., Senin (13/4).

Menurut Harun, momentum konferensi perlu dioptimalkan agar menghasilkan luaran yang berdampak. Ia menilai berbagai diskusi selama forum berlangsung telah membuka peluang kolaborasi lintas disiplin.

“Peluang ini mencakup pengembangan riset bersama, publikasi ilmiah, hingga program pertukaran akademisi,” ujar Harun, yang juga merupakan Guru Besar Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Ia menegaskan, implementasi hasil konferensi menjadi prioritas agar tidak berhenti pada tataran wacana. Karena itu, ITBM–BIM University berkomitmen mengawal setiap inisiatif agar memberi kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan.

“Salah satu langkah yang tengah dijajaki adalah penguatan kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi, baik dalam maupun luar negeri, termasuk dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta, khususnya dalam bidang riset kolaboratif dan publikasi bereputasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana BIM BALI Conference, Ni Putu Vida Indriani Putri, mengatakan pihaknya tengah memfasilitasi komunikasi lanjutan antarpeserta konferensi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kesinambungan kolaborasi yang telah terbangun.

“Fokus kerja sama saat ini banyak diarahkan pada isu transformasi digital dan keberlanjutan sistem,” kata Vida.

Menurutnya, kedua isu tersebut sangat relevan dengan kebutuhan global dan perkembangan teknologi yang berlangsung cepat. Selain itu, tim penyelenggara juga tengah memproses publikasi hasil konferensi ke dalam prosiding dan jurnal ilmiah bereputasi agar dampak keilmuan forum ini semakin luas.

Vida menambahkan, ITBM–BIM University juga mulai merancang agenda lanjutan berupa forum ilmiah berkelanjutan. Agenda ini disiapkan untuk menjaga konsistensi kontribusi akademik kampus di tingkat internasional.

Melalui langkah tersebut, ITBM–BIM University menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan hasil konferensi internasional sebagai pijakan dalam memperkuat inovasi dan kolaborasi global. Upaya itu sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan zaman secara adaptif dan berkelanjutan.

Kontributor: Yusuf
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/