Dakwah Wayang Golek Muhammadiyah Solo Pikat Warga
PWMJATENG.COM, SOLO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Solo Utara menggelar Pengajian Akbar Hari BerMuhammadiyah dengan konsep unik pada Minggu (6/9/2026). Panitia memadukan pesan keagamaan dengan pertunjukan seni tradisi. Langkah inovatif ini sukses menyedot perhatian jamaah dan warga lokal.
Pendekatan kreatif tersebut membuktikan dakwah Islam dapat menyapa masyarakat secara menyenangkan. Seluruh rangkaian acara berlangsung meriah di kawasan Solo Utara. Para pengunjung mengikuti setiap sesi kegiatan dengan antusiasme tinggi.
Seni Tradisi Jadi Media Syiar
Inovasi dakwah wayang golek Muhammadiyah Solo menjadi daya tarik utama dalam acara pengajian akbar ini. Dai kondang Ustaz Pujiono tampil membawakan lakon wayang penuh humor segar. Beliau menyampaikan pesan keteladanan Nabi Muhammad SAW melalui karakter-karakter jenaka.
Seni tradisi terbukti menjadi media efektif untuk menyampaikan ajaran nilai-nilai kebaikan. Jamaah menyimak pitutur agama dengan khidmat tanpa rasa bosan. Ustaz Pujiono menegaskan bahwa seni budaya bisa menjadi sarana syiar selama bebas dari unsur syirik.
Selain itu, penceramah mengutip firman Allah SWT dalam QS Al-A’raf ayat 56: “Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik.” Beliau mengingatkan jamaah agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari akhlak Islami.
Sejarah dan Aksi Nyata Masyarakat
Pertunjukan humor tersebut sekaligus mengisahkan sejarah penting berdirinya Muhammadiyah di Yogyakarta pada 1912. Kisah perjuangan KH Ahmad Dahlan hadir secara komunikatif di atas panggung. Pendekatan kultural ini membuat sejarah organisasi terasa makin dekat dengan warga.
Keberhasilan dakwah wayang golek Muhammadiyah Solo makin lengkap dengan hadirnya berbagai fasilitas sosial gratis. Ketua PCM Solo Utara Ustaz Abdul Mutholib menegaskan bahwa syiar Islam wajib memberi manfaat nyata. Oleh karena itu, panitia membuka stan pemeriksaan kesehatan gratis dan bazar sembako murah.
Amal Usaha Muhammadiyah se-Solo Utara turut menyemarakkan acara melalui stan pendidikan serta ekonomi. Kemeriahan makin terasa berkat penampilan energik marching band TK Aisyiyah Al-Amin. Selanjutnya, grup vokal SD Muhammadiyah menyanyikan lagu-lagu religi terpopuler untuk menghibur para pengunjung.
Kegiatan akbar ini akhirnya ditutup dengan aksi kepedulian lingkungan dan pelayanan masyarakat. Melalui perpaduan seni serta aksi sosial, Muhammadiyah Solo sukses menguatkan peran dakwah yang mencerahkan negeri.
Kontributor: Dwi Jatmiko MPd
Editor: Akmal



