Integrasi Kejujuran: SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto Cetak Generasi BERAKSI di Bulan Suci

PWMJATENG.COM, PURWOKERTO – Memasuki bulan suci Ramadan yang penuh keberkahan, semangat menuntut ilmu di SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto tidak surut sedikit pun. Sekolah yang berlokasi di Jl. Gerilya Barat Gg. 2, Kelurahan Tanjung ini, tengah melaksanakan Asesmen Sumatif Laporan Hasil Belajar (ASLMB) dengan suasana khidmat dan tertib.
Pelaksanaan asesmen ini diselaraskan dengan standar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah guna memotret capaian kompetensi siswa secara komprehensif, sekaligus menguji integritas batin di bulan puasa.
Kepala SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto, Ibu Yuni Prihartini, M.Pd., menegaskan bahwa ujian di bulan puasa adalah momentum emas untuk melatih ketangguhan mental.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa belajar adalah bagian dari Jihad Tholabul ‘Ilmi. Melalui ASLMB ini, kami tidak hanya mengejar angka, tetapi membentuk karakter kemandirian dan integritas siswa,” tutur Ibu Yuni.
Optimisme terpancar dari wajah para siswa, salah satunya Dhila Nur Safitri, siswi kelas VIIIA. Meski dalam kondisi berpuasa, ia mengaku telah menyiapkan diri dengan maksimal melalui belajar rutin sejak jauh hari. “Alhamdulillah, walau sedang puasa saya tetap fokus dan merasa lebih tenang saat mengerjakan ujian,” ungkap Dhila penuh percaya diri.
Refleksi mendalam disampaikan oleh Agus Salim, S.Pd.Si. (Pak Iim), pendidik di SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto. Ia memandang ujian sebagai cermin ibadah yang menyelaraskan antara kebenaran ilmiah dan spiritualitas.
“Puasa mengajarkan kejujuran dan kesabaran. Dengan jargon BERAKSI (Bertaqwa, Prestasi, Kreatif, Kolaboratif, dan Komunikasi), kami berkomitmen mencetak kader yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan fondasi akhlakul karimah,” tegas Pak Iim.
Sinergi antara kurikulum nasional dan nilai Kemuhammadiyahan di sekolah ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang cerdas secara intelektual namun tetap kokoh secara spiritual.
Kontributor: Agus S | Humas
Editor: Al-Afasy



