Berita

Manjakan Lidah Warga, Gebyar Idul Adha PRM Wonosari Gelar Pesta Kuliner Pekalongan Gratis Sepuasnya

PWMJATENG.COM, PEKALONGAN – Suasana kebersamaan dan kegembiraan yang luar biasa menyelimuti lingkungan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wonosari. Dalam rangka memperingati Hari Raya Kurban, pihak panitia menggelar agenda unik bertajuk “Gebyar Idul Adha PRM Wonosari – Makan Bareng Anak Mantu Simbah Putu”. Menariknya, acara makan gratis besutan ibu-ibu ‘Aisyiyah ini sukses menjadi magnet yang mempererat tali silaturahmi antarwarga lintas generasi.

Sejak awal, masyarakat langsung menyerbu beragam hidangan lezat tradisional secara cuma-cuma. Bahkan, warga setempat menikmati seluruh suguhan sepuasnya tanpa perlu membayar sepeser pun. Panitia menyajikan berbagai menu kuliner khas Pekalongan yang menggugah selera sebagai daya tarik utama, mulai dari pindang tetel, sate keblek, hingga tauto yang kaya rempah.

Sinergi Sembilan RT di Wonosari

Untuk menjangkau warga secara luas, pesta rakyat ini sengaja melibatkan sembilan wilayah Rukun Tetangga secara serentak. Tercatat, pergerakan massa berpusat di sepanjang wilayah RT 13 hingga wilayah RT 21. Oleh karena itu, panitia mendirikan stan-stan makanan yang tersebar rapi di lingkungan pemukiman warga agar mudah diakses.

Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Wonosari, Drs. Safrudin, kemudian memimpin langsung rombongan pengurus untuk meninjau lokasi. Bersama tim, ia berkeliling mengunjungi setiap stan makanan yang melibatkan warga dan ibu-ibu ‘Aisyiyah. “Kami sengaja memulai kunjungan dari stan yang berada di area Langgar Kidul, tepatnya di wilayah RT 19, selanjutnya baru bergeser ke wilayah RT lainnya,” ungkap Safrudin saat memantau situasi di lapangan.

Rencana Skala Besar di Masa Depan

Melihat antusiasme warga yang begitu membeludak, pihak pengurus pun langsung menyiapkan rencana strategis untuk tahun depan. Drs. Safrudin berharap panitia bisa menyelenggarakan agenda Gebyar Idul Adha PRM Wonosari mendatang dengan manajemen yang jauh lebih tertata. Salah satu opsinya, panitia akan memusatkan seluruh stan kuliner gratis di halaman depan SD Muhammadiyah Wonosari.

Selain pemusatan lokasi, pihak panitia juga berencana menambah kemeriahan acara dengan menyisipkan panggung pentas seni. Nantinya, masing-masing RT akan menampilkan kreativitas seni sebagai bentuk syiar dakwah islam. Maka dari itu, pengurus PRM segera melakukan koordinasi lanjutan bersama para Ketua RT dan tokoh masyarakat demi mematangkan rencana tersebut.

Selama proses peninjauan, beberapa tokoh penting turut mendampingi rombongan Ketua PRM. Tampak hadir di lokasi di antaranya Dr. Gigih Setiawan, KH. Abdullah Ismail Waryono, serta Ustadz Wiroto. Di setiap sudut stan, para Ketua RT beserta warga menyambut hangat kehadiran para tokoh ini dengan senyum sukacita.

Sebagai penutup, Berita Muhammadiyah hari ini melihat bahwa momentum makan gratis Idul Adha tersebut berhasil menghidupkan kembali semangat gotong royong. Melalui kelezatan kuliner khas Pekalongan, nilai-nilai persaudaraan hakiki yang menjadi inti perayaan kurban kini benar-benar meresap ke dalam sanubari seluruh lapisan masyarakat.

Kontributor: Isa MPI
Editor: Ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/