Perkuat Pemahaman Agama, Guru MI Muhammadiyah Kauman Dalami Putusan Tarjih Muhammadiyah
PWMJATENG.COM, PEKALONGAN – MI Muhammadiyah Kauman menggelar pembinaan rutin bagi guru dan karyawan pada Kamis (30/7/2026). Acara ini bertujuan mengkaji secara mendalam pedoman Putusan Tarjih Muhammadiyah. Ustaz Nishfun Nahar, M.Pd., hadir langsung sebagai narasumber utama. Langkah strategis ini memperkuat pemahaman keislaman seluruh tenaga pendidik di madrasah.
Ustaz Nishfun menekankan pentingnya memedomani kitab tersebut. Para guru harus menjadikan Putusan Tarjih Muhammadiyah sebagai panduan utama. Panduan ini mengatur ketat tata cara ibadah dan muamalah harian. Selain itu, guru dapat menerapkan nilai Islam murni sesuai manhaj tarjih.
Pemateri menyampaikan penjelasan secara komunikatif dan sangat interaktif. Akibatnya, peserta begitu antusias menyimak keseluruhan materi kajian. Para peserta juga aktif berdiskusi membedah masalah keagamaan sehari-hari.
Kuatkan Ideologi dan Pedoman Ibadah
Pembinaan guru ini menjadi program unggulan berkelanjutan MI Muhammadiyah Kauman. Pihak madrasah ingin terus mendongkrak kompetensi seluruh staf. Peningkatan mutu ini mencakup ranah profesional maupun penguatan ideologi.
Madrasah berharap rutinitas ini menyamakan pemahaman seluruh pendidik. Kesamaan pandangan terhadap Putusan Tarjih Muhammadiyah amatlah krusial. Guru yang melek agama akan menjadi teladan ibadah bagi siswa.
Kepala MI Muhammadiyah Kauman memberikan tanggapan positif terkait acara tersebut. Ia menilai kajian ini sukses membangun kualitas pendidik secara menyeluruh. Guru tidak hanya wajib unggul secara kompetensi akademik. Mereka juga harus memiliki dasar pemahaman keagamaan yang kokoh.
“Kami berharap semua guru memahami pedoman Putusan Tarjih Muhammadiyah. Kesatuan visi ini menguatkan budaya sekolah yang sangat religius. Guru pun bisa memberi contoh nyata bagi anak didik,” tegasnya.
Peserta kegiatan turut merespons kajian internal ini dengan antusias. Hj. Caritun, S.Pd., salah satu tenaga pendidik, mengapresiasi pemaparan narasumber.
“Materi ini sangat menambah wawasan keagamaan kami bersama. Kami semakin paham dasar dan proses pengambilan keputusan tarjih,” ujarnya. Ia berharap madrasah terus melanjutkan program edukasi semacam ini.
Secara umum, agenda rutin ini memiliki beberapa target utama. Madrasah ingin menyatukan praktik ibadah seluruh elemen di sekolah. Pencetakan pendidik berakhlak Islami juga menjadi fokus utama pembinaan.
Pada akhirnya, kajian Putusan Tarjih Muhammadiyah sukses membuktikan komitmen sekolah. MI Muhammadiyah Kauman terus berupaya mencetak generasi cerdas dan religius.
Kontributor: Imam Setiobudi
Editor: Al-Afasy



