Menuju Kampus Berkelas Dunia, Fakultas Geografi UMS Perkuat AI dan Riset
PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta terus mempercepat pemanfaatan teknologi modern. Kampus ini resmi mengintegrasikan AI Geografi UMS dan AI Generatif ke dalam kurikulum pembelajaran serta kegiatan penelitian mahasiswa. Langkah strategis tersebut menjadi bagian dari transformasi besar kampus untuk meraih reputasi internasional dan memperkuat daya saing lulusan.
Dekan Fakultas Geografi UMS, Jumadi, Ph.D., menegaskan bahwa integrasi teknologi digital menjadi prioritas utama universitas. Penguatan riset berbasis Geo-AI terbukti mampu mendongkrak kualitas publikasi ilmiah para dosen dan mahasiswa di tingkat global.
“Publikasi ilmiah kami sudah cukup banyak. Target berikutnya adalah membawa artikel riset masuk ke jurnal internasional bereputasi Q1 hingga Q3 yang memiliki dampak luas,” ujar Jumadi saat diwawancarai pada Kamis (17/9/2026).
Integrasi AI Geografi UMS dan Kurikulum Modern
Selain fokus pada ranah riset, penerapan AI Geografi UMS juga menyasar sistem pembelajaran di dalam kelas. Pihak pimpinan universitas bahkan tengah menyiapkan pedoman resmi penggunaan AI Generatif pembelajaran agar proses kuliah berjalan lebih efektif, praktis, dan adaptif.
Ketua Program Studi Geografi, Danardono, M.Sc., menjelaskan bahwa pihaknya telah merancang revitalisasi kurikulum berbasis project-based learning. Strategi ini bertujuan mempertahankan status akreditasi unggul UMS hingga tahun 2029 mendatang.
“Revisi kurikulum berbasis teknologi geospasial ini targetnya sah paling lambat pada 2027,” tegas Danardono.
Sementara itu, Program Studi Sains Informasi Geografi (SaIG) menetapkan target akreditasi unggul UMS pada 2030. Mereka memfokuskan integrasi riset lapangan dengan pemanfaatan teknologi Geo-Artificial Intelligence untuk melatih kemampuan analisis spasial mahasiswa secara akurat.
Transformasi Laboratorium Cerdas
Dukungan terhadap AI Geografi UMS turut diperkuat lewat peremajaan sarana laboratorium. Kepala Laboratorium Fakultas Geografi UMS, M. Iqbal Taufiqurrahman, merancang konsep Green and Smart Laboratory guna menunjang riset pengujian, pemetaan, serta pengolahan data geospasial.
Fakultas juga mengusulkan penambahan tenaga teknis serta pengajuan sertifikasi ISO untuk menjamin mutu pengujian lingkungan. Langkah modernisasi laboratorium ini diharapkan mampu mempercepat penguasaan teknologi digital bagi seluruh civitas akademika.
Melalui integrasi AI Geografi UMS secara menyeluruh, Fakultas Geografi UMS optimis mampu mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap memimpin di era digital.
Kontributor: Yusuf
Editor: Akmal



