Kuliah Umum UMS Ungkap Dampak AI 2030 dan Kunci Sukses Industri Manufaktur
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Program Studi Teknik Industri UMS menggelar kuliah umum strategis untuk membekali mahasiswa menghadapi lonjakan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) hingga prediksi tahun 2030. Acara yang berlangsung di Gedung Edutorium UMS pada Rabu (16/9/2026) ini mengupas tuntas inovasi sistem manufaktur serta perencanaan kapasitas produk modern.
Dampak Perkembangan AI dan Geopolitik Global
Dua pakar teknik terkemuka hadir sebagai narasumber utama dalam forum ilmiah tersebut. Guru Besar UGM Prof. Ir. Alva Edy Tontowi menegaskan bahwa kecerdasan otak AI terprediksi bakal menandingi kemampuan otak manusia pada 2030.
Kondisi tersebut langsung memicu perdebatan akademis karena berpotensi menggeser peran manusia di dunia kerja. Selain isu teknologi, Alva menyoroti gejolak geopolitik global yang ikut mengganggu rantai pasok industri manufaktur dunia.
Banyak negara kini mulai menahan distribusi produk vital demi mengamankan kebutuhan dalam negeri mereka. Kondisi ini menuntut para pengembang produk untuk menciptakan inovasi yang jauh lebih efisien.
Inovasi Nanomaterial dan Pengelolaan Limbah
Di sisi lain, perancangan desain produk modern kini memanfaatkan teknologi nanomaterial secara masif. Komponen mikroskopis ini menjadi kunci utama pembuatan chipset perangkat elektronik masa kini.
Alva menjelaskan bahwa orientasi produk yang jelas sangat menentukan keberlanjutan suatu industri. Kendati demikian, ia mengingatkan agar setiap perusahaan manufaktur wajib mengelola limbah produksi mereka secara mandiri demi menjaga kelestarian lingkungan.
Manajemen Kapasitas dan Tantangan Industri
Sementara itu, Guru Besar UNS Prof. Dr. Ir. Cucuk Nur Rosyidi menekankan krusialnya penentuan kapasitas dalam sistem manufaktur. Pengaturan kapasitas yang presisi membantu perusahaan memenuhi permintaan pasar secara terukur dan efisien.
Cucuk membagi kapasitas industri ke dalam tiga tingkatan utama, yakni kapasitas desain, kapasitas efektif, dan kapasitas aktual. Manajemen kapasitas yang tepat akan menjamin kelangsungan bisnis di tengah persaingan pasar yang ketat.
Melalui agenda agenda ilmiah ini, penyelenggaraan kuliah umum UMS menegaskan komitmen kampus dalam melahirkan lulusan teknik unggulan yang siap bersaing di dunia kerja industri global.
Kontributor: Affiq
Editor: Akmal



