Dakwah di Atas Rumput Hijau: PCPM Mayong Gelar Trofeo Minisoccer Plus Kultum

PWMJATENG.COM, JEPARA – Suasana berbeda terlihat di Atlantic Mini Soccer Arena, Mayong, Jepara pada Jumat malam (6/2/2026). Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Mayong menggelar pertandingan segitiga (Trofeo) yang mempertemukan semangat olahraga dengan nilai-nilai dakwah Islam.
Pertandingan persahabatan ini melibatkan tiga tim tangguh: Tim Medis PKU Muhammadiyah Mayong, Tim Umum PKU, dan PCPM Mayong yang diperkuat oleh 13 pemain muda potensial berusia 18-20 tahun.
Tim berlogo kuda jingkrak PCPM Mayong harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis. PCPM kalah 3-5 saat berhadapan dengan Tim Medis PKU, dan tunduk 1-2 melawan Tim Umum PKU. Meski rutin berlatih dalam wadah “Jam’iyah Minsoc”, hasil ini dipandang positif sebagai bahan evaluasi.
Ketua PCPM Mayong, Nurul Islah Amrullah, menekankan bahwa kekalahan adalah bagian dari edukasi. “Dengan kekalahan kita akan menghargai proses, sehingga tahu apa kekurangan tim,” ujar pria yang juga menjabat Ketua LSBO PDM Jepara tersebut.
“Melalui olahraga, kita belajar disiplin dan kerja sama. Ini adalah awal yang bagus bagi tim muda kita,” tegas Nurul.
Keunikan kegiatan ini terletak pada sesi Kultum di tengah lapangan yang diadakan seusai laga. Manager tim, Muhammad Arum, berharap format seperti ini bisa menjadi magnet pengkaderan bagi generasi Z yang mungkin jenuh dengan kajian formal.
“Harapannya, minisoccer ini menjadi ajang pengkaderan di luar kajian konvensional. Kita rangkul hobi mereka, lalu kita masukkan nilai-nilai Muhammadiyah di dalamnya,” ungkap Arum.
Melalui sinergi antara kesehatan fisik dan penguatan mental-spiritual, PCPM Mayong membuktikan bahwa dakwah bisa dilakukan di mana saja, termasuk di bawah lampu lapangan futsal.
Kontributor: Edi Sulton | Humas
Editor: Al-Afasy



