Bukan Sekadar Nongkrong, HW UMS “Sulap” Malam Minggu Gatsu Jadi Aksi Edukasi Sampah

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Malam minggu di Kota Solo kini memiliki warna baru yang lebih bermakna. Pada Sabtu (31/1/2026), kawasan Simpang Slamet Riyadi–Gatot Subroto menjadi pusat gerakan Edukasi Tunggul, sebuah aksi kolektif bersih lingkungan yang menggabungkan edukasi publik dengan aksi nyata.
Kegiatan ini menarik perhatian karena dilaksanakan di tengah keramaian malam minggu mulai pukul 19.30 WIB. Salah satu elemen yang paling aktif terlibat adalah Hizbul Wathan (HW) Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kehadiran mereka menegaskan peran kepanduan dalam tanggung jawab sosial dan pengabdian alam.
Ketua BKM Reksa Giri Wana, Rizky Aldiansyah, mengaku terkejut dengan antusiasme pengunjung. “Awalnya saya ragu masyarakat akan peduli, namun ternyata respons pengunjung sangat positif. Banyak yang merekam dan ikut menyebarkan pesan edukasi ini. Ini alternatif keren untuk mengisi malam minggu dibanding hanya nongkrong biasa,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Kafilah HW UMS, Muhammad Azibsyah, menekankan pentingnya menanamkan kesadaran sejak dini. “Aksi ini sangat baik dalam menanamkan kesadaran kebersihan di tengah masyarakat demi kenyamanan bersama,” ungkapnya.
Dengan slogan “Jadikan Aku, Kamu, dan Lingkungan Berbahagia Bersama”, para peserta menyisir area Gapura Biru dan sekitar KFC Slamet Riyadi. Mereka tidak hanya membersihkan area, tetapi juga melakukan kampanye persuasif kepada para pengunjung Gatsu agar lebih bijak dalam mengelola sampah pribadi.
Kegiatan ini diharapkan menjadi barometer gerakan lingkungan di Solo, menunjukkan bahwa pemuda dan mahasiswa memiliki kekuatan untuk menciptakan kota yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan melalui langkah-langkah sederhana namun konsisten.
Kontributor: Najwa | Humas
Editor: Al-Afasy



