Kritik Pemerintah Lamban, Pemuda Cilacap Galang Bantuan Gempa NTT di Jalanan
PWMJATENG.COM, CILACAP — Puluhan pemuda Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Cilacap menggelar aksi simpatik untuk menghimpun bantuan gempa NTT di kawasan Alun-Alun dan Tugu Nol Kilometer Cilacap pada Ahad (23/8/2026). Selain mengumpulkan donasi bagi korban bencana, aksi sosial ini menjadi sarana menyampaikan kritik keras atas penanganan bencana oleh pemerintah pusat yang kurang cepat.
Mimbar Kepedulian dan Orasi di Alun-Alun
Sekitar 50 kader muda yang tergabung dalam AMM Cilacap memenuhi area pusat kota. Mereka memadukan penggalangan dana dengan Mimbar Kepedulian. Para pemuda dari IPM, IMM, Tapak Suci, Hizbul Wathan, Nasyiatul Aisyiyah, serta Pemuda Muhammadiyah menampilkan orasi ilmiah, pembacaan puisi kemanusiaan, hingga pertunjukan seni bela diri Tapak Suci. Kehadiran para pemuda tersebut menyedot perhatian warga yang sedang berada di pusat alun-alun.
Warga kota Cilacap menyambut hangat pergerakan aksi sosial ini. Pada hari pertama pelaksanaan, para relawan memperoleh donasi sebesar Rp3.200.000,- dari pengguna jalan. Petugas lapangan langsung mencatat seluruh uang tunai yang masuk.
Sentilan Keras untuk Pemangku Kebijakan
Koordinator Aksi, Aan Saeful Islam, menegaskan gerakan sosial ini membawa pesan ganda. Aksi tersebut menjadi wujud kepedulian konkret sekaligus teguran bagi para pemangku kebijakan. Aan menilai pemerintah masih lambat dalam membagikan bantuan di lokasi bencana Nusa Tenggara Timur.
“Kegiatan AMM kali ini adalah bentuk kepedulian kepada rakyat NTT, sekaligus kritik terhadap pemerintah tentang lambannya penanganan bencana di berbagai daerah,” tegas Aan saat memberikan keterangan.
Aksi penggalangan dana Cilacap di pusat kota ini menjadi awal pergerakan masif. Kader AMM menjadwalkan aksi penghimpunan bantuan gempa NTT secara serentak selama satu pekan ke depan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Cilacap. Konsolidasi internal dari tingkat cabang hingga ranting sudah menyepakati langkah aksi lapangan tersebut.
AMM Cilacap menargetkan jumlah donasi yang jauh lebih besar dari akar rumput. Pengurus menyalurkan seluruh dana yang terhimpun melalui Lazismu Cilacap. Lembaga amil zakat ini memfasilitasi pengiriman logistik secara transparan. Selanjutnya, tim relawan lapangan menyerahkan amanah tersebut secara langsung kepada para korban gempa NTT. Penanganan bencana NTT memerlukan dukungan cepat seluruh elemen masyarakat agar meringankan beban para pengungsi di lokasi bencana.
Kontributor: Wasis
Editor: Akmal



