Lazismu KL UMPWR Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Guyangan Purworejo
PWMJATENG.COM, PURWOREJO — Krisis air bersih yang melanda sebagian wilayah Jawa Tengah mendapat respons cepat dari dunia kampus. Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah Kantor Layanan Universitas Muhammadiyah Purworejo atau Lazismu KL UMPWR menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Desa Guyangan, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, pada Kamis (29/10/2026).
Aksi kemanusiaan ini bertujuan meringankan beban masyarakat setempat yang kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari akibat kemarau panjang. Melalui program pentasyarufan tersebut, pihak lembaga ingin memastikan kehadiran nyata kampus di tengah warga yang membutuhkan.
Sinergi Kampus dan Lembaga Zakat
Pimpinan lembaga menyalurkan bantuan secara langsung ke lokasi sasaran bersama jajaran pengurus inti. Kepala Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purworejo, Sunardi, M.Pd., mendampingi langsung Kepala Lazismu KL UMPWR, Ari Fajar Isbakhi, M.Pd.I., dalam penyerahan bantuan tersebut.
Tim pengelola turut membawa serta staf administrasi Sausan Gifa Farhanah dan Revi Indi Yani untuk mendampingi proses distribusi. Kehadiran para pengurus ini disambut antusias oleh ratusan warga Desa Guyangan yang sudah mengantongi jerigen dan wadah air di titik pembagian.
Solusi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Kepala Lazismu KL UMPWR, Ari Fajar Isbakhi, M.Pd.I., mengucap syukur atas kelancaran seluruh rangkaian distribusi logistik air bersih tersebut. Ia menyatakan bahwa lembaganya berkomitmen penuh mengawal kebutuhan esensial masyarakat di wilayah rentan kekeringan.
“Alhamdulillah, kegiatan pentasyarufan bantuan air bersih di Desa Guyangan berjalan lancar tanpa kendala teknis. Kami berharap pasokan air ini langsung meringankan beban warga sekaligus memupuk semangat gotong royong di lingkungan pedesaan,” ujar Ari saat diwawancarai di lokasi.
Bagi warga Desa Guyangan, ketersediaan air bersih merupakan penopang utama kelangsungan hidup dan aktivitas domestik. Kehadiran pasokan darurat dari Universitas Muhammadiyah Purworejo ini menjawab keresahan masyarakat yang sempat kesulitan mencuci, memasak, dan konsumsi harian.
Wujud Nyata Pengamalan Nilai Kemuhammadiyahan
Wakil Rektor IV Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan serta Kerja Sama UMPWR, Dr. Tusino, M.Pd.BI., menegaskan bahwa aksi sosial ini mencerminkan implementasi kurikulum moral kampus. Perguruan tinggi tidak sekadar mencetak akademisi, tetapi juga melahirkan insan yang peduli pada problem kemanusiaan di Kabupaten Purworejo.
“Aksi bantuan air bersih ini menerjemahkan nilai-nilai Islam secara kontekstual di tengah masyarakat. Kampus bersama Lazismu berupaya konsisten hadir membawa solusi riil atas persoalan krisis air bersih Purworejo,” tutur Tusino.
Pihak universitas menargetkan program mitigasi sosial ini terus berlanjut ke wilayah rawan kekeringan lainnya. Perluasan jangkauan distribusi diharapkan mampu memperkuat ketahanan warga Desa Guyangan Loano menghadapi cuaca ekstrem sekaligus meneguhkan peran pengabdian masyarakat kampus.
Kontributor: Medkom UMPWR
Editor: Akmal



