Berita

Atasi Kecanduan Gawai, KKNDik UMS Ajak Wali Murid MIM Kedunglumbu Prioritaskan Adab

PWMJATENG.COM, WONOGIRI — Tantangan mendidik anak di era digital menjadi perhatian serius mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKNDik) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Melalui program pengabdian di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kedunglumbu, Wonogiri, kelompok mahasiswa ini menggelar sosialisasi parenting untuk mencegah kecanduan gawai melalui penguatan adab dan karakter, Kamis (12/2).

Ketua KKNDik Kelompok 6 UMS, Muhammad Dicki Reynaldi, mengungkapkan bahwa program ini lahir dari temuan lapangan yang menunjukkan adanya penurunan kedisiplinan dan kesenjangan adab komunikasi siswa terhadap guru.

Dalam kegiatan tersebut, narasumber psikolog Muhammad Machbub Aozai, S.Psi., M.Psi., menegaskan bahwa kecanduan gawai bukan sekadar masalah teknis, melainkan ancaman bagi fokus belajar dan kestabilan perilaku anak.

“Orang tua harus menetapkan batasan penggunaan gadget sembari membangun komunikasi yang hangat. Tanpa komunikasi yang terbuka di rumah, anak akan lebih memilih mencari pelarian di dunia maya,” pesan Machbub di hadapan para wali murid kelas 1 hingga 6.

Sosialisasi ini menekankan bahwa pembentukan karakter tidak bisa hanya mengandalkan sekolah. Anak-anak perlu dibiasakan bertutur kata santun, menghormati guru, dan bertanggung jawab atas tugasnya sejak dari rumah. Keselarasan pola didik antara orang tua dan guru menjadi kunci optimalnya perkembangan anak.

“Pendampingan orang tua tidak sekadar memastikan tugas sekolah selesai, tetapi juga membangun kemandirian dan rasa percaya diri anak dalam memecahkan masalah tanpa ketergantungan pada teknologi,” tambah Dicki.

Kepala MIM Kedunglumbu, Taufiqurrohman, S.Pd., M.Pd., menyambut baik langkah konkret mahasiswa UMS ini. Ia berharap sinergi ini dapat menekan angka kecanduan gawai dan mengembalikan marwah adab dalam keseharian siswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UMS kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sinergi antara kampus, sekolah, dan keluarga diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia di tengah arus digitalisasi yang kian kencang.

Kontributor: Yusuf | Humas
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/