Berita

Ubah Stigma ‘Nongkrong’, AMM Kedungwuni Gelar Aksi Sosial di Desa Mesoyi

PWMJATENG.COM, PEKALONGAN – Aksi nyata ditunjukkan oleh 25 kader Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kedungwuni yang terjun langsung ke Desa Mesoyi, Kabupaten Pekalongan, melalui program Safari Qurban 1447H pada 27–28 Mei 2027.

Kegiatan selama dua hari ini membawa suasana baru bagi warga Desa Mesoyi, Kecamatan Talun. Para kader Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) tidak sekadar menjalankan seremonial, melainkan melebur bersama masyarakat melalui aksi gotong royong yang nyata.

Mengubah Stigma “Nongkrong” Menjadi Aksi Sosial

Rangkaian kegiatan dimulai pada Rabu malam saat Ustaz Ahfadh Saefudin memandu pengajian bersama warga. Pemateri mengulas esensi ibadah kurban serta relevansinya dalam memperkuat ikatan sosial masyarakat di era modern. Keesokan harinya, panitia bersama warga Desa Mesoyi memotong dan membagikan daging kurban secara merata mulai pukul 08.00 WIB.

Tidak berhenti di situ, para kader muda ini juga menggelar penyuluhan kesehatan pada pukul 10.00 WIB. Acara ditutup dengan agenda memasak dan makan bersama yang penuh keakraban hingga siang hari. Ketua Panitia Safari Qurban 1447H, Harsono Saputra, menekankan peran penting kolaborasi bagi kader muda.

“Acara ini menjadi ajang bagi kader muda untuk berperan aktif, sekaligus menjadi sarana kami menumbuhkan rasa sosial yang tinggi dalam hidup bermasyarakat,” ujar Harsono saat memberikan sambutan.

Regenerasi di Jalur Pengabdian

Semangat gotong royong tersebut mendapat apresiasi besar dari tokoh masyarakat setempat. Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Mesoyi, Abdul Chalim, menilai langkah ini sebagai bentuk regenerasi positif yang sangat dibutuhkan organisasi. Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut sebagai penyeimbang aktivitas anak muda masa kini.

“Semangat ini patut terjaga untuk regenerasi organisasi supaya anak muda tidak hanya suka nongkrong, tetapi juga menjadi sosok yang peduli terhadap keadaan sekitar,” tegas Abdul Chalim.

Melalui sinergi 25 panitia dan warga desa, Safari Qurban 1447H ini mencapai tujuannya. Selain menjadi ruang syiar Islam yang efektif, kegiatan ini sukses memperkuat jembatan silaturahmi. Para kader Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) kini mengantongi pengalaman berharga dalam mengasah kepekaan sosial kolektif di tengah masyarakat.

Kontributor: Imam Setiobudi
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/