Akselerasi Jalur RPL, ITESA Muhammadiyah Semarang Belajar Praktik Baik ke UNIMMA

PWMJATENG.COM, MAGELANG – Institut Teknologi dan Sains Muhammadiyah (ITESA) Semarang terus memacu penguatan tata kelola akademik dengan melakukan benchmarking ke Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Selasa (24/2). Kunjungan ini difokuskan pada optimalisasi sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Hadir memimpin delegasi, Rektor ITESA Muhammadiyah Semarang, Nurul Huda, S.Kom., M.Kom., didampingi oleh Ketua Admisi PMB serta Ketua Program Studi Sains Aktuaria dan Rekayasa Perangkat Lunak.
Fokus utama pertemuan ini adalah mendalami mekanisme RPL sebagai strategi perluasan akses pendidikan bagi masyarakat yang sudah memiliki pengalaman kerja. Kedua institusi berdiskusi secara intensif mengenai sistem admisi, mekanisme pengakuan capaian pembelajaran, hingga validasi dokumen pengalaman kerja agar sesuai dengan standar akademik yang berlaku.
“Kami ingin memastikan bahwa tata kelola RPL di ITESA Semarang berjalan profesional, transparan, dan mampu memberikan solusi bagi para praktisi yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus memulai dari nol,” ujar Nurul Huda.
Selain membahas aspek teknis RPL, pertemuan ini menjadi wadah pertukaran pengalaman mengenai strategi pengembangan institusi di era digital. Dialog yang terjalin mencerminkan semangat brotherhood antar-PTMA dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan secara kolektif.
Pihak UNIMMA menyambut baik kunjungan ini dan berbagi pengalaman mereka dalam mengelola mekanisme seleksi serta administrasi akademik yang adaptif. Kedua pihak sepakat bahwa komunikasi yang berkelanjutan adalah kunci menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.
Kegiatan benchmarking ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pertukaran informasi, tetapi menjadi pintu pembuka bagi kolaborasi riset maupun pengembangan sumber daya manusia di masa depan. ITESA Muhammadiyah Semarang berkomitmen mengimplementasikan hasil kunjungan ini guna menghadirkan sistem PMB yang lebih inovatif dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Editor: Al-Afasy



