Editorial

Teras Singosari, Ekonomi Berbasis Kedaulatan Rakyat

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Beberapa tahun belakangan ini ada satu gagasan yang cukup menjadi perhatian khusus yaitu berupa gagasan “ekonomi kerakyatan”. Himpitan krisis ekonomi yang sedang melanda Indonesia akibat adanya pandemi covid19, dengan hadirnya kedaulatan ekonomi yang dipegang oleh rakyat ini bisa menjadi sebuah solusi didalam krisis ekonomi akibat pandemi ini, kedaulatan ekonomi rakyat harus dipandang sebagai aspek fundamental dalam perbaikan ekonomi indonesia saat ini.

Hal ini didukung didalam undang undang dasar 45 pasal 33 ayat 4 yang beirisi Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi, berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. Didalam ayat ini menekankan bagaimana pentingnya kedaulatan ekonomi rakyat. Ekonomi harus dipegang negara dengan azas kerakyaatan bukan swasta yang menguasai ekonomi negara.

Hardwinoto menganalogikan keadaan indonesia seperti film zoro dimana didalam film mengambarkan masyarakat disuatu wilayah yang dikuasai oleh penambang (swasta) yang lebih berkuasa daripada walikota.

“Harapan saya akan ada zoro-zoro yang berjuang atas negara dan rakyat”

Hardiwinoto melalukan beberapa penelitian untuk mendukung opini yang ia buat dia menemukan petani indonesia sudah banyak yang tidak mempunyai lahan, meraka hanya buruh saja tanah yang dulu dimiliki sudah dikuasai oleh swasta untuk pembangunan rumah dan lainnya.

Januari–April 2021 diperkirakan potensi produksi mencapai 14,54 juta ton beras atau mengalami kenaikan sebesar 3,08 juta ton (26,84 persen) dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2020 sebesar 11,46 juta ton. Hardi menyampaikan walaupun ada peningkatan dalam produksi beras tapi masih saja kita melakukan impor

Kenapa masih Impor? Adanya potensi pemburu rente ekonomi.

“Pemburu rente bisa berasal dari pejabat yang memiliki kebijakan atau kolaborasi dengan pengusaha”

Potensi indonesia sangatlah banyak mulai dari barang tambang sampai bahan konsumsi. Hal ini menunjukan perlu suatu perubahan yang signifikan untuk memajukan ekonomi indonesia. Umat islam harus menjadi kunci dalam perubahan ini. Perlu ada kesadaraan umat islam pentingnya kedaulatan ekonomi dengan memaksimalkan potensi jamaah.

“Kita ini bisa membuat pasar yang segmented, apa yang kita miliki dari jamaah,untuk jamaah kejaamah”

Ia juga mengimbuhkan harus adanya semangat fanatisme jamaah untuk menggunakan produk jamaah sendiri. Sehingga dengan adanya fanatisme ini bisa membangkitkan ekonomi kerakyatan.

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE