Ketua PWM Jateng Tegaskan Kader Muhammadiyah Harus Alim dan Bijak di Bumiayu
PWMJATENG.COM, BREBES — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bumiayu sukses memperkuat ideologi persyarikatan hingga tingkat akar rumput. Sebanyak 3.000 jamaah dari 25 PRM-PRA se-Cabang Bumiayu memadati Pertigaan Dukuh Blere, Desa Adisana, Jumat (30/10/2026), dalam gelaran Pengajian Rutin Jumat Kliwon. Momentum tersebut menghadirkan Ketua PWM Jateng, Dr. KH. Tafsir, M.Ag., yang mengusung tema besar penguatan persatuan umat.
Di tengah ribuan warga, Ketua PWM Jateng menyampaikan pesan fundamental mengenai arah gerak dakwah persyarikatan. Beliau menegaskan bahwa kader persyarikatan tidak boleh hanya mengandalkan semangat semata. “Jadi orang Muhammadiyah itu harus punya ilmu, tidak cukup dengan semangat saja, harus Alim dan Bijak,” tegas Ketua PWM Jateng tersebut.
Fondasi Alim dan Bijak dalam Gerakan Dakwah
Menjabarkan pesannya, Ketua PWM Jateng membedah makna Alim ke dalam tiga indikator utama. Pertama, pelurusan niat murni semata karena Allah SWT. Kedua, kedalaman ilmu agama tanpa bersikap ikut-ikutan. Ketiga, kebersihan lisan dari segala bentuk kedustaan.
Selain itu, sikap bijak menjadi pilar penting dalam merajut harmoni sosial. Sosok yang bijak mampu menyatukan perbedaan pendapat, tegas memegang prinsip, serta lembut dalam membina umat. Analogi ketulusan petani merawat sawah menutup pemaparan tersebut, disambut takbir gemuruh jamaah yang hadir.
Semangat Jamaah Menembus Hujan Deras
Acara yang berlangsung pukul 12.40 hingga 16.00 WIB itu sempat diguyur hujan lebat. Kendati demikian, antusiasme massa sama sekali tidak surut. Ketua PRM Blere, Abdul Ghafi, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas ketahanan para jamaah. “Alhamdulillah meski hujan besar acara tetap lancar, jamaah tetap semangat,” ujarnya.
Dukungan serupa datang dari unsur pemerintah setempat. Kepala Desa Adisana, Ahmad Yani, menilai kehadiran persyarikatan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Persyarikatan Muhammadiyah ini bukan hanya organisasi, tapi sudah menjadi mitra pemerintah desa,” ungkapnya.
Penguatan Ruh Perjuangan Menyongsong Milad
Mewakili jajaran PCM Bumiayu, Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF, Jejek Purnomo, S.Pd., mengajak seluruh warga persyarikatan untuk terus merawat tradisi keilmuan. “Mari kita hidupkan Pengajian Jumat Kliwon sebagai penguat ruh perjuangan dan sukseskan Milad ke-114 Muhammadiyah,” ajaknya penuh semangat.
Rangkaian acara pagi hingga sore hari tersebut dimeriahkan oleh penampilan Group Hadroh PRA Blere, tilawah pelajar, paduan suara, serta aksi Marching Band AMM Bumiayu. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah hangat di kediaman pengurus ranting sebagai simbol kuatnya Ukhuwah Islamiyah warga Muhammadiyah Bumiayu.
Kontributor: Tarqum Aziz JurnalisMu / PCM Bumiayu
Editor: Akmal



