UMS Resmikan Shelter Kuliner Sehat, Jadi Destinasi Jajanan Kampus Baru di Surakarta
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta meresmikan Shelter Kuliner Sehat UMS di kawasan Business Center Mendungan, Surakarta. Pusat jajanan kampus terbaru ini siap menjadi pilihan favorit wisata kuliner Solo bagi mahasiswa dan masyarakat umum. Kehadiran shelter ini makin memperkuat ekosistem ekonomi kreatif kampus.
Pihak pengelola kampus menyaring 22 pendaftar melalui proses seleksi ketat sebelum memilih 10 tenant terbaik. Para pelaku usaha tersebut kini menempati kios yang berkonsep bersih dan higienis. Fasilitas baru ini menawarkan ragam makanan dan minuman bernutrisi untuk menunjang gaya hidup sehat.
Pilihan Jajanan Sehat dan Unik di Mendungan
Kepala Badan Pengembangan Usaha dan Investasi UMS, Bambang Sumardjoko, menjelaskan keunggulan fasilitas baru ini. Pengelola menghadirkan ruang usaha yang nyaman bagi pedagang sekaligus menyediakan tempat makan sehat Surakarta bagi publik. Kawasan Business Center Mendungan kini makin hidup dengan deretan lapak makanan yang menarik perhatian pengunjung.
Variasi menu yang disajikan sangat beragam untuk memanjakan lidah pengunjung. Salah satu tenant menarik perhatian dengan menawarkan minuman jeruk otentik khas Prancis milik Gregory Fernand Auguste. Kehadiran menu internasional ini memperkaya pilihan jajanan di sekitar area kampus.
Rektor UMS, Harun Joko Prayitno, mengajak seluruh sivitas akademika dan warga sekitar untuk meramaikan lokasi ini. Pengelola merancang area ini sebagai tempat berkumpul yang aman, bersih, dan ramah kantong. Kampus berkomitmen menjaga kualitas setiap sajian agar tetap higienis dan sehat.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Usaha Lokal
Kehadiran Shelter Kuliner Sehat UMS menjadi langkah nyata kampus dalam mendukung wirausaha lokal. Jajaran pimpinan universitas bersama Badan Pembina Harian hadir langsung untuk memberikan dukungan penuh. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya integrasi antara unit bisnis kampus dan pemberdayaan masyarakat.
Fasilitas kuliner ini tidak sekadar menjadi tempat bertransaksi jual beli. Pengelola merancang kawasan ini sebagai ruang kolaborasi ekonomi yang produktif dan berkelanjutan. Ke depan, pusat kuliner ini diproyeksikan menjadi salah satu ikon tempat nongkrong sehat favorit di Surakarta.
Kontributor: Fika
Editor: Akmal



