Berita

Cegah Bahaya Gadget pada Anak, Fakultas Psikologi UMS Gandeng MIM Luwang Gelar Literasi Digital

PWMJATENG.COMSURAKARTA — Penggunaan teknologi tanpa batas kini menebar ancaman nyata bagi tumbuh kembang siswa sekolah dasar. Untuk menekan bahaya gadget pada anak, Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar edukasi literasi digital di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Luwang, Gatak, Sukoharjo.

Langkah nyata ini berjalan lewat program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M). Tim dosen membekali para murid dengan pemahaman pemanfaatan teknologi secara sehat, aman, serta bertanggung jawab sejak dini.

Dekan Fakultas Psikologi UMS, Dr. Lisnawati Ruhaena, M.Si., Psikolog, menegaskan pentingnya aksi konkret akademisi di tengah masyarakat. Ia mendorong seluruh sivitas akademika untuk aktif membawa keilmuan psikologi guna menyelesaikan persoalan warga.

“Dosen dan tenaga kependidikan perlu peka terhadap persoalan yang berkembang. Pengabdian seperti ini menjadi bentuk nyata bagaimana keilmuan psikologi hadir memberi manfaat langsung,” kata Lisnawati, Selasa (22/9/2026).

Menekan Bahaya Gadget pada Anak Lewat Sinergi Sekolah

Ketua Tim P2M UMS, Wahono, menjelaskan bahwa persoalan ponsel pintar di sekolah sudah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Menurutnya, bahaya gadget pada anak yang tidak terkontrol bisa merusak motivasi belajar, kedisiplinan, hingga kedekatan interaksi sosial murid.

“Penggunaan gadget sangat dekat dengan kehidupan anak-anak hari ini. Oleh karena itu, kita tidak bisa hanya melarang, melainkan harus membangun pemahaman serta kebiasaan sehat,” ujar Wahono.

Selain membimbing para siswa, tim UMS juga merancang program lanjutan berupa edukasi digital parenting bagi orang tua. Pihaknya meyakini bahwa kolaborasi antara keluarga dan sekolah merupakan cara mengatasi anak kecanduan HP paling efektif saat ini.

Langkah bertahap tersebut menjadi solusi jangka panjang agar anak-anak tetap fokus belajar secara produktif tanpa terdistraksi layar ponsel.

Bentuk Karakter Sehat di Era Digital

Kepala MIM Luwang, Umi Barokah, S.Ag., M.Pd.I., menyambut hangat pendampingan dari kampus UMS tersebut. Ia menilai edukasi literasi digital ini sangat mendesak demi melindungi masa depan para murid dari dampak negatif internet.

“Persoalan HP bukan cuma masalah anak, melainkan kendala yang dihadapi sekolah dan keluarga. Edukasi seperti ini sangat penting agar kita bersama-sama mendampingi anak,” tutur Umi Barokah.

Dukungan serupa mengalir dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Luwang. Ketua PRM Luwang, Saibani, S.Pd., menyatakan kesiapan organisasinya untuk terus berkolaborasi dengan UMS demi membantu warga sekitar.

Melalui sinergi ini, para pakar dan pendidik optimistis mampu meminimalkan bahaya gadget pada anak sekaligus membentuk generasi muda yang bijak berteknologi.

Kontributor: Affiq
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *