Siswa Demak Belajar Public Speaking dan Suarakan Isu Lingkungan
PWMJATENG.COM, DEMAK — Tim PPK Ormawa Himasta Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menggelar pelatihan public speaking bagi siswa MTs dan SMA Islam Nahdlatul Syubban Ploso, Karangtengah, Demak. Program Sentra Edukasi dan Pemberdayaan Desa (SEDESA) ini melatih para siswa agar lebih percaya diri menyuarakan kampanye isu lingkungan di depan publik.
Melalui kegiatan pelatihan ini, para mahasiswa memberikan pemahaman dasar bahwa public speaking merupakan keterampilan krusial untuk menyampaikan gagasan secara terbuka. Para siswa mempelajari berbagai bentuk penyampaian pesan, seperti presentasi, pidato sambutan, memandu acara sebagai MC, hingga melakukan kampanye sosial.
Latihan Praktik Kampanye Lingkungan
Selain menerima teori dasar, para peserta langsung mempraktikkan penyusunan naskah kampanye yang berfokus pada isu lingkungan masyarakat. Mereka merancang kalimat ajakan yang persuasif untuk memengaruhi serta mengajak audiens peduli terhadap kelestarian alam sekitar.
Setelah naskah selesai, beberapa perwakilan siswa maju ke depan kelas untuk memperagakan aksi kampanye secara langsung. Latihan praktis ini bertujuan agar para siswa terbiasa mengolah pesan isu lingkungan secara terstruktur sekaligus melatih keberanian fisik mereka saat berada di atas panggung.
Enam Kunci Utama Kuasai Public Speaking
Tim instruktur membagikan enam tips public speaking utama agar penyampaian pesan berjalan efektif dan menarik minat pendengar:
-
Tatapan Mata: Pembicara wajib menatap audiens secara bergantian dan menghindari fokus tatapan ke arah lantai.
-
Kualitas Suara: Vokal harus terdengar lantang, memiliki artikulasi yang jelas, serta menjaga tempo bicara tetap stabil.
-
Penekanan Nada: Variasi nada suara sangat penting agar penyampaian materi tidak terdengar datar dan membosankan.
-
Gerakan Tubuh: Postur tubuh harus tegak serta memanfaatkan bahasa tubuh untuk mengurangi rasa gugup.
-
Ekspresi Wajah: Mimik muka wajib menyelaraskan pesan agar emosi kampanye dapat tersampaikan secara tepat.
-
Rasa Percaya Diri: Penguasaan materi menjadi kunci utama untuk membangun rasa percaya diri di depan publik.
Melalui pendampingan ini, para siswa mampu menyampaikan gagasan lingkungan hidup secara komunikatif. Tim UNIMUS berharap keterampilan dasar ini menjadi bekal berharga bagi generasi muda dalam memimpin gerakan perubahan di desa mereka.
Kontributor: PPK Ormawa HIMASTA UNIMUS
Editor: Akmal



