Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Garap Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di SMP Muliya Jepara
PWMJATENG.COM, JEPARA — Petugas kepolisian mendatangi SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan (SMP Muliya) Jepara untuk menggelar edukasi pencegahan kenakalan remaja pada Rabu ( 19 Agustus 2026 M/ 6 Rabiul Awal 1448 H). Selain itu, kegiatan ini berfokus pada pentingnya menjaga tertib lalu lintas dan kenakalan remaja di kalangan pelajar. Dengan demikian, program tersebut bertujuan untuk membentuk disiplin serta kesadaran hukum siswa sejak dini.
Ratusan murid tampak antusias menyimak setiap materi pembinaan dari aparat. Bahkan, kehadiran jajaran kepolisian berhasil menciptakan suasana belajar yang sangat interaktif. Oleh karena itu, motivasi para siswa di lingkungan sekolah semakin meningkat selama acara berlangsung.
Edukasi Hukum dan Keselamatan Jalan
Dalam sesi penyuluhan, aparat menekankan pentingnya kepatuhan hukum untuk membendung potensi kenakalan remaja. Sebab, pelanggaran aturan dapat merugikan masa depan para siswa itu sendiri. Maka dari itu, petugas mengimbau para siswa agar selalu menjaga ketertiban di dalam lingkungan sekolah maupun saat beraktivitas di ruang publik.
Selanjutnya, polisi membeberkan panduan keselamatan berkendara guna menanamkan budaya tertib lalu lintas. Dalam hal ini, materi mencakup kewajiban penggunaan helm standar serta etika menyeberang jalan. Di samping itu, petugas juga memberikan pemahaman tentang rambu-rambu keselamatan jalan raya secara gamblang.
Waka Kesiswaan SMP Muliya, Dian Larasati, S.Pd., menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat strategis. Sebab, pihak sekolah berkomitmen melahirkan generasi muda yang taat aturan. Dengan begitu, para murid diharapkan bisa menjadi pelopor keselamatan di tengah masyarakat.
“Sinergi bersama kepolisian ini penting untuk menanamkan pemahaman hukum sejak dini. Sehingga, kami ingin murid menjadi pelopor ketertiban,” ujar Dian di sela-sela kegiatan.
Respon Positif Siswa SMP Muliya
Pendekatan edukatif dari petugas kepolisian terbukti mencairkan suasana. Hasilnya, para murid memanfaatkan sesi dialog interaktif ini dengan sangat aktif. Kemudian, mereka mengajukan berbagai pertanyaan teoretis maupun praktis seputar aturan hukum.
Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muliya, M. Rezky Saputra, menyambut positif sosialisasi tersebut. Sebab, Rezky mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya kesadaran hukum bagi pelajar.
“Kunjungan kepolisian membuat kami merasa lebih dekat dengan penegak hukum. Oleh sebab itu, kami paham bahwa aturan ada untuk melindungi masyarakat,” kata Rezky.
Melalui kegiatan ini, SMP Muliya Jepara terus memperkuat pembinaan karakter siswa. Akhirnya, pihak sekolah berharap edukasi tertib lalu lintas dan kenakalan remaja ini dapat berlangsung secara berkelanjutan pada masa mendatang.
Kontributor: Andika Fajri Mubarok
Editor: Akmal



