FKKS Jepara Bongkar Strategi Sekolah Unggul di Seminar Pendidikan UMP

PWMJATENG.COM, PURWOKERTO — Jajaran jajaran kepala sekolah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) Jepara merumuskan strategi sekolah unggul melalui Seminar Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada Selasa (11/8/2026). Langkah strategis ini bertujuan memperkuat tata kelola serta inovasi penerimaan murid baru di lembaga pendidikan Muhammadiyah.
Para pimpinan sekolah Muhammadiyah dari Kabupaten Jepara menghadiri kegiatan penting ini secara antusias. Delegasi tersebut meliputi Kepala SD Muhammadiyah Bangsri H. Imanullah Nur Amala, Kepala SMP Muhammadiyah Jepara Feri Kurniawati, Kepala SMP Muhammadiyah Kalinyamatan Andika Fajri Mubarok, Kepala SMP Muhammadiyah Keling Eriya, Kepala MTs Muhammadiyah Nalumsari H. Nur Wakhid, serta Mudir Ponpes Asy Syifa Blimbingrejo Heri Huzaeri.
Panitia menghadirkan tiga pakar pendidikan sebagai pembicara utama, yaitu Wibowo Juli Saputro, Saijan, S.Ag., M.S.I., dan Nurul Hakim Zanki, L.c., M.H. Seluruh narasumber mengupas tuntas tema “Membangun Sekolah Unggul Melalui Prestasi Terkurasi & Strategi Inspiratif SPMB Tutup Sebelum Pendaftaran”.
Lima Rukun Membangun Sekolah Unggul
Dalam sesi pemaparan materi, Nurul Hakim Zanki menekankan pentingnya arah kebijakan lembaga yang jelas dan tegas. Menurutnya, pihak pengelola sekolah wajib memprioritaskan ketepatan visi ketimbang sekadar bergerak cepat tanpa arah.
Selanjutnya, ia membeberkan lima pilar utama yang menjadi pondasi dasar strategi sekolah unggul. Pilar tersebut mencakup visi-misi yang jelas, keandalan infrastruktur, keaktifan konten media sosial, penguatan kaderisasi dan kesejahteraan, serta optimalisasi pendanaan, jejaring, hingga diaspora.
“Pengelola sekolah harus berani membuat aturan guru dan kepegawaian yang tegas demi kemajuan bersama,” tegas Nurul Hakim di hadapan para peserta.
Inovasi Pembelajaran dan Layanan Prima
Sementara itu, pemateri Saijan memaparkan pentingnya keunggulan kompetitif yang membedakan satu lembaga dari sekolah lain. Ia mendorong para pendidik untuk menerapkan inovasi pembelajaran yang menyenangkan dan tidak terbatas di dalam ruang kelas saja.
Selain itu, ia menegaskan bahwa sekolah wajib memberikan layanan terbaik (service excellent) dan aktif mengikuti berbagai ajang perlombaan. Keikutsertaan dalam kompetisi akan melipatgandakan promosi serta mendongkrak reputasi lembaga secara efektif.
“Buatlah kegiatan belajar yang berkesan sepanjang hayat bagi murid. Ikuti semua ajang perlombaan agar masyarakat semakin mengenal kualitas sekolah kita,” ujar Saijan.
Komitmen Diseminasi FKKS Jepara
Respons positif mengalir dari para peserta seminar. Kepala SMP Muhammadiyah Jepara, Feri Kurniawati, menyampaikan rasa bangganya dapat menyerap ilmu langsung dari para pakar.
Selanjutnya, ia berkomitmen membagikan hasil pelatihan ini kepada jajaran pendidik di wilayahnya. Ia optimistis strategi sekolah unggul yang ia peroleh mampu membawa sekolah Muhammadiyah di Jepara makin berkemajuan.
“Kami akan melakukan diseminasi materi ini ke sekolah-sekolah agar mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang inspiratif dan unggul,” pungkas Feri.
Kontributor: E. Sulton
Editor: Akmal



