Berita

Rebut Juara Umum, Ratusan Atlet Bersaing Sengit di Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci Pekalongan

PWMJATENG.COMPEKALONGAN — Gelora semangat para pendekar muda membahana di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Kabupaten Pekalongan. Mereka bersemangat mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci Open IV PIMDA 014. Ajang bergengsi ini resmi bergulir pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Para peserta siap memperebutkan piala bergilir Juara Umum Tahun 2026.

Kompetisi skala regional tersebut sukses menyedot perhatian publik secara luas. Tercatat lebih dari 200 atlet pencak silat terjun langsung ke gelanggang. Seluruh peserta datang dari berbagai perguruan lintas wilayah. Jangkauan kepesertaan Tapak Suci Open IV membentang dari Kabupaten Pekalongan hingga Pemalang.

Dukungan Penuh Tokoh Olahraga

Kemeriahan pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci mendapat sambutan hangat dari berbagai tokoh. Ketua Panitia, Andreas, menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme peserta. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak pendukung acara ini. Dukungan serupa juga Amin Dahlan, Ketua Tapak Suci setempat, sampaikan kepada peserta.

Amin memberikan motivasi bertanding secara ksatria kepada para atlet muda. Tokoh ini juga menyematkan doa khusus bertepatan dengan milad perguruan. “Kami mengucapkan selamat Milad ke-63,” tutur Amin Dahlan penuh semangat. Ia berharap organisasi bela diri ini semakin jaya dan mendunia.

Dorong Kemajuan lewat Jalur Prestasi

Sementara itu, Ketua IPSI Kabupaten Pekalongan, Ponco Wijanarko, memberikan apresiasi mendalam. Ia memuji konsistensi panitia dalam merawat iklim kompetisi usia dini. Pimpinan IPSI ini berharap langkah mandiri tersebut memotivasi perguruan lainnya. Tujuannya tentu demi kemajuan prestasi olahraga secara berkelanjutan di PIMDA 014 Pekalongan.

Apresiasi tertinggi sekaligus gagasan strategis turut mengemuka dari Ketua KONI Kabupaten Pekalongan, Suryono. Petinggi olahraga ini memuji rutinitas agenda tahunan panitia daerah. Ia menyarankan penyelarasan waktu penyelenggaraan kompetisi dengan kalender pendidikan daerah. Langkah ini penting agar pelajar bisa menggunakan piagam kejuaraan untuk mendaftar sekolah.

Suryono kemudian resmi membuka kompetisi olahraga ini dengan menabuh gong. Bunyi gong tersebut menandai dimulainya persaingan ketat para pesilat muda. Mereka semua bertekad memburu titel Juara Umum 2026 di Bumi Kajen. Semoga Kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci ini terus melahirkan atlet hebat di masa depan.

Kontributor: Bachtiarrrr
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/