Berita

PPK Ormawa HMPSIK UMP Hadirkan GARDA 5 untuk Kendalikan Hipertensi di Desa Kebocoran

PWMJATENG.COMCILACAP – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan (HMPSIK) S1 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melaksanakan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Mereka mengusung tema “Desa Sehat” di Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Melalui program unggulan GARDA 5 (Gerakan Sadar Dosis Garam 5 Gram), mahasiswa berupaya meningkatkan kesadaran warga. Oleh karena itu, mereka gencar mencegah hipertensi melalui edukasi, skrining, serta pendampingan kesehatan. Peluncuran program terlaksana di Aula Balai Desa Kebocoran pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Program ini berjalan sebagai respons cepat terhadap tingginya kasus hipertensi di Desa Kebocoran. Berdasarkan data Puskesmas Kedungbanteng, hipertensi masih menjadi permasalahan kesehatan utama. Atas dasar tersebut, HMPSIK S1 UMP mengembangkan GARDA 5 sebagai inovasi pemberdayaan masyarakat.

Ketua Tim PPK Ormawa HMPSIK UMP, Katrin Nur Kofiyan, menjelaskan bahwa masyarakat berusia di atas 15 tahun mendapat edukasi khusus. Selain itu, mereka belajar membatasi konsumsi garam maksimal 5 gram per hari sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Program ini sekaligus membiasakan warga memeriksa tekanan darah secara rutin. Melalui pendekatan sederhana ini, masyarakat diajak memahami bahwa pengendalian hipertensi dapat dimulai dari perubahan kebiasaan sehari-hari,” ungkap Katrin.

Inovasi Teknologi dan Kolaborasi Lintas Sektor

Selanjutnya, program ini menghadirkan Salt Monitoring Box untuk membantu warga mengontrol penggunaan garam harian. Tim juga mengadakan skrining tekanan darah berkala serta pendampingan oleh kader kesehatan desa. Pemanfaatan teknologi digital berbasis QR Code juga membuat proses pemantauan kesehatan berjalan jauh lebih efektif.

Tidak hanya berfokus pada konsumsi garam, Tim PPK Ormawa HMPSIK UMP mengintegrasikan GARDA 5 dengan program GALAKSI. Penanggung jawab program GALAKSI, Chintia Mukhotimah, menjelaskan bahwa inisiatif ini mencakup Kebun TOGA Anti Hipertensi. Kolaborasi ini melibatkan Pemerintah Desa Kebocoran, Puskesmas Kedungbanteng, Dinas Kesehatan Banyumas, Dinas Pertanian, kader kesehatan, PKK, serta Karang Taruna.

Dosen Pembimbing PPK Ormawa HMPSIK UMP, Ns. Latif Hisbulloh, M.Kep., menyampaikan bahwa GARDA 5 adalah wujud nyata pengabdian kampus kepada masyarakat.

“Kami berharap GARDA 5 dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat dan pemerintah desa sebagai upaya berkelanjutan,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, PPK Ormawa HMPSIK UMP berharap Desa Kebocoran dapat menjadi wilayah yang mandiri dan sadar pencegahan penyakit tidak menular.

Kontributor: Cahyudi
Editor: Ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/